![]() |
| Kondisi Banjir NTT |
Hujan dengan intensitas sedang masih terus mengguyur wilayah itu, sehingga genangan air di permukiman penduduk belum surut. "Tinggi genangan air di permukiman masih sekitar setengah meter, sehingga warga belum diperbolehkan pulang ke rumah," kata Wakil Ketua DPRD Timor Tengah Selatan Ampera Seke Selan yang dihubungi sekembalinya dari pengungsian warga.
Lima desa yang dilanda banjir itu ialah Noemuke dan Oebelo di Kecamatan Amanuban Selatan, dan tiga desa di Kecamatan Kualin yakni Toineke, Tuafanu, dan Kiufatu. Banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur daerah itu sejak Sabtu (10/3) dan mengakibatkan Sungai Noemuke yang melintasi lima desa tersebut meluap. Musibah itu mengakibatkan satu orang
tewas.
Ia mengatakan sejumlah dusun di desa-desa itu sulit ditempuh dengan kendaraan bermotor karena selain genangan air masih tinggi, ruas jalan ke dusun-dusun itu tertutup lumpur. "Kami akhirnya berjalan kaki untuk melihat kondisi warga," katanya.
Menurutnya, warga yang mengungsi tersebar di sejumlah lokasi. Namun yang paling banyak berada di gedung gereja dan puskesmas. Ada juga yang menempati rumah penduduk di tempat yang lebih tinggi, kantor desa, dan fasilitas umum lainnya
