![]() |
| Ketua Fraksi (PDIP) Puan Maharani |
"Kami belum putuskan siapa yang akan maju dalam Pilgub mendatang walaupun salah satunya Pak Jokowi (sapaan akrab Joko Widodo). Kami inginkan salah satu dari calon tersebut apakah itu gubenur apakah wakil, merupakan kader PDIP," kata Puan seusai menggelar rapat fraksi bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, (13/3).
Puan menambahkan alasan begitu lamanya PDIP belum juga memutuskan DKI 1 dan DKI 2 lantaran masih memilih calon yang terbaik dari PDIP sehingga tidak terburu-buru memutuskan. Sedangkan dari hasil dan fit proper test calon gubernur ada dua nama yang mencuat yakni Fauzi Bowo dan Jokowi.
"Dinamika politik itu artinya sabar. Kalau calon yang kita calonkan tidak sepahaman dengan kita, tidak bersamaan ideolginya dengan kita, kita kan nggak bisa buru-buru. Hasil fit and proper ada dua nama, Pak Foke (sapaan Fauzi Bowo) dan Pak Jokowi. Calon wakil belum ada nama spesifik yang akan kita majukan," tuturnya.
Putri Megawati tersebut meyakini sebelum tanggal 19 Mei mendatang PDIP sudah memutuskan siapa calon DKI 1 dan DKI 2. Puan mengatakan partainya tak hanya melakukan pembicaraan dengan Partai Demokrat, karena nama Foke disebut-sebut juga dicalonkan oleh PDIP.
Saat ini, partai berlambang kepala banteng tersebut juga melakukan pembicaraan dengan semua partai di DKI. "Kita bicara sama semua partai bukan hanya dengan Demokrat. Tentu saja kami harus melakukan lobi dan silaturahim. Apapun kursi PDIP tidak cukup untuk maju sendirian," katanya.
