![]() |
| Logo PDI perjuangan |
Ketua DPC PDIP Solo, yang juga menjabat sebagai Wakil Walikota (Wawali) Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, rencana aksi penolakan kenaikan BBM akan dilakukan pada pekan depan. Namun waktu secara pasti kapan dilangsungkannya aksi tersebut belum dapat diutarakannya. “Waktunya belum pasti, yang jelas sebelum pengumuman resmi dari Pemerintah soal kenaikan BBM,” katanya , jumat (23/3).
Rudy menilai, rencana kenaikan BBM yang digulirkan oleh Pemerintah adalah kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat kecil. “Secara konkrit Pemerintah pusat dalam mengambil tindakan tidak mau konsultasi dengan rakyat,” tambah Rudy. Menurutnya, dengan menaikkan harga BBM tidak akan menyelesaikan masalah keuangan negara, namun justru akan menimbulkan dampak yang sebaliknya.
Pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan jajaran di bawahnya, meliputi seluruh pimpinan ranting PDIP yang ada di kota Solo. “Tiap ranting akan mengirimkan wakilnya untuk turun ke jalan,” jelasnya. Rudy kepada Satelit9.com juga menegaskan, aksi demonstrasi penolakan kenaikan BBM yang diusungnya adalah aksi damai tanpa adanya tindakan yang anarkis. Aksi nantinya dilakukan dengan cara orasi di suatu tempat dengan melibatkan semua kader partainya. Rencananya, aksi akan dipimpin langsung oleh Ketua DPC dan Ketua DPRD YF Sukasno.
