![]() |
| Ilustrasi Gantung Diri |
Dugaan sementara mereka nekat bunuh diri karena tekanan ekonomi yang semakin berat.
Wahyu, siswa kelas 2 SMP, ditemukan tewas pukul 07.15 WIB di rumah kosong milik Suharni, 45, warga Desa Trucuk. Sedangkan Sumiyem, janda beranak dua, diketahui gantung diri pukul 07.30 WIB di rumahnya, Desa Karangasem.
Sebelum tewas gantung diri baik Wahyu maupun Sumiyem telah beberapa kali berusaha melakukan percobaan bunuh diri. Namun, selalu gagal karena berhasil dicegah.
Kapolsek Trucuk AK Teguh Yuwono mengatakan, Wahyu nekat bunuh diri diduga karena ekonomi orang tuanya yang sulit. Senada dikemukakan Kepala Desa Karangasem Sugiyanto, bahwa Sumiyem bunuh diri, karena ia hidup susah.(bdi)
