![]() |
| Penimbunan BBM |
Kini, semua barang bukti dan pelaku diamankan di Mapolres setempat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan, dua pengemudi lainnya yang kabur masih dalam pengejaran.
Seorang pengemudi yang berhasil ditahan bernama Sutrisno, warga Desa Penidon, Kecamatan Plumpang, Tuban. Sementara, tiga mobil truk yang berisi 18 ribu liter solar dalam penyitaan aparat masing-masing bernopol N 8508 UJ, N 8863 UJ, dan N 9757 UJ.
Berdasarkan informasi yang dihimpun menyebutkan penangkapan tiga assemblage truk yang diduga bakal menimbunan BBM ini dilakukan secara terpisah pada Selasa (27/3) sore. Petugas kepolisian sektor (Polsek) Plumpang ini dilakukan di Desa Penidon, Kecamatan Plumpang, atas informasi yang disampaikan warga setempat.
Saat itu, warga curiga truk ini telah diparkir di SPBU sejak tiga hari terakhir. Setelah dilakukan pemeriksaan, truk yang telah dimodifikasi baknya ini mampu menimbun 6.000 liter BBM jenis solar.
Aparat selanjutnya mengamankan truk bersama Sutrisno, warga Desa Penidon, Kecamatan Plumpang. Selanjutnya, penyelidikan dikembangkan polisi akhirnya mengamankan dua truk lainnya.
Namun, pengemudi dua truk ini berhasil meloloskan diri. Dari tiga truk ini, polisi berhasil menyita 18 ribu liter BBM bersubsidi jenis solar.
Rencananya, tiga truk ini bermaksud untuk mengisi solar di sejumlah SPBU di Tuban. Tangki penampung BBM yang besarannya separuh dari ukuran bak truk ini ditempatkan di dasar bak.
Untuk mengelabui pemeriksaaan petugas, tangki penampung BBM ditutup dengan sak berisi gabah, pupuk, hingga kotoran hewan sebagai kamuflase. Selang pengisian solar ditempatkan di sisi kanan dan terpisah dengan tangki bahan bakar truk yang berada di bagian kiri.(wco)
Untuk memompa solar menuju tangki, dibuatkan sebuah tuas yang telah direkayasa sedemikian rupa dan ditempatkan dikabin kemudi.Sehingga, saat pengisian dilakukan di SPBU pengemudi langsung menarik tuas untuk memompa solar hingga tangki terisi penuh.
Kapolres Tuban, Ajun Komisaris Besar (AKB) Awang Joko Rumitro menyatakan, dari hasil penyidikan, tiga truk tersebut milik seorang pengusaha di Sidoarjo. Tiga truk ini diketahui telah beroperasi di Tuban sejak tiga hari terakhir.
"Truk yang sudah dimodifikasi ini untuk menimbun BBM," ungkapnya, kepada sejumlah wartawan di Mapolres Tuban, Selasa (27/3) petang.
Pihaknya hingga kini masih menyelidiki kasus penimbunan BBM ini. Dari keterangan pengemudi, solar bersubsidi hasil pembelian dari sejumlah SPBU ini akan dikirim ke sebuah perusahaan di Sidoarjo.
"Sedangkan, kedua sopir truk kabur masih dalam pengejaran," tandasnya.
