• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Modal sejarah GAM Zaini-Muzakir Unggul Pilkada Aceh

    Last Updated 2012-04-11T00:20:10Z


    Satelit9.com,Jakarta-Masih kuatnya pengaruh Partai Aceh dalam ajang pemilihan gubernur di Provinsi Aceh karena partai tersebut memiliki modal sejarah. Sebagai partai hasil reinkarnasi dari Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Partai Aceh memiliki ikatan emosional dengan masyarakat.
    Ikatan itu berhasil dikapitalisasi dalam pemilihan ajang pilkada. "Partai Aceh yang mengusung Zaini Abdullah-Muzakir Manaf punya alat yang masih efektif sekaligus modal sejarah lama yang selalu direproduksi," kata pengamat politik dari UGM, Arie Sudjito, ketika dihubungi,selasa (10/4).
    Arie menambahkan selama ini klaim sejarah perjuangan GAM yang kemudian bertransformasi menjadi Partai Aceh masih dipakai untuk kampanye politik. "Ini menunjukkan Partai Aceh masih kuat dan fragmentasi politik di sana masih didominasi Partai Aceh," kata dia.
    Menurut Arie, panggung politik di Aceh saat ini mengonfirmasikan bahwa partai-partai nasional di Serambi Mekkah belum memiliki daya pikat baru bagi warga Aceh. Bahkan, secara umum, parpol nasional mengalami distrust dari pemilih.
    "Friksi-friksi di Aceh masih terlalu keras dan rentan. Maka, wajar saja di Aceh, Partai Aceh masih menang karena mereka mayoritas di DPRA," kata dia.
    Dalam pilkada yang berlangsung serentak di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Senin, berdasarkan penghitungan cepat oleh Lembaga Survey Indonesia (LSI) di 350 TPS dengan 95,14 persen sampel, pasangan Zaini Abdullah-Muzakir Manaf untuk sementara unggul 54,4 persen suara. Sisa suara terbagi pada empat pasangan lainnya.
    Peneliti LSI, Chandra Hendarnoto, dalam keterangan pers di Hotel Hermes, Banda Aceh, Senin sore, mengungkapkan kemungkinan pasangan Zaini-Muzakir sekarang mendapatkan suara dari swing voters yang kecewa dengan gubernur saat ini, Irwandi Jusuf.
    Irwandi Jusuf yang lima tahun lalu memenangi pilkada melalui Partai Aceh bersama Muhammad Nazar, kini maju dari jalur independen bersama Muhyan Yunan berada di urutan kedua dengan 29,88 persen suara.
    Berlangsung Lancar
    Pemungutan suara serentak di Provinsi NAD, Senin, yang sebelumnya sempat dibayangi ancaman keamanan ternyata berlangsung aman dan lancar. Selain diikuti lima pasangan gubernur dan wakil gubernur, pilkada diikuti 137 pasang calon bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota dari 17 kabupaten dan kota.
    Jadi, pada saat pemungutan suara, warga sekaligus memilih untuk pasangan gubernur dan pasangan bupati/wali kota. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Djoko Suyanto, menyambut gembira suasana damai dalam Pilkada Aceh tersebut.
    Kapolri, Jenderal (Pol) Timur Pradopo, juga menyatakan pihaknya terus mengawal Pilkada Aceh hingga tahap akhir. Tahapan selanjutnya, yakni penghitungan suara dan pengamanan kotak-kotak suara, akan tetap berada dalam pengawalan aparat keamanan. (ags/Ant/sbk)
    Komentar
    • Modal sejarah GAM Zaini-Muzakir Unggul Pilkada Aceh

    Terkini

    Topic Popular