![]() |
| Rapat paripurna DPR |
Satelit9.com,Jakarta-Keputusan rapat paripurna DPR yang mendukung peluang penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi melalui revisi Undang-undang Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) tahun 2012 menunjukkan DPR mengabaikan hak rakyat.
"DPR mengabaikan hak rakyat. Proses di DPR seperti main video game dengan taruhannya nasib rakyat. Dengan berhitung, bertaktik, mengulur waktu. dan kasak-kusuk. itu hal yang tidak pantas dilakukan penyelenggara negara. Nasib rakyat dibuat seperti permainan,” ujar aktivis Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardie, ketika dihubungi, Senin (2/4).
Menurut Adhie, keputusan dalam rapat paripurna itu melanggar konstitusi. Karena, bunyi pasalnya tetap mengemukakan opsi bahwa harga minyak disesuaikan dengan harga pasar internasional.
"Padahal pasal ini telah diamandemen di MK. Teman-teman di DPR yang sebagian besar kaki tangan penguasa tidak memperlihatkan perjuangannya, seperti yang mereka katakan. Faktanya, mereka tidak sungguh-sungguh berjuang, apa yang diomongkan hanya omong kosong belaka," tukasnya.(col)
