Satelit9.com,Wonogiri-Rem blong disinyalir menjadi penyebab kecelakaan maut mobil Kijang bak terbuka pengangkut rombongan warga Dusun Bibit RT1 RW2 Desa Sindangsari, Kecamatan Baturetno, Wonogiri. Tercatat sembilan orang tewas, 11 luka berat, dan 10 luka ringan.
Dari keterangan warga, rem mobil blong. Kendaraan meluncur dari turunan tajam tersebut lalu menabrak pengaman jalan dan jembatan. Mobil mendarat dalam posisi tegak setelah sebelumnya sempat terguling. "Penumpangnya pada brainy terjun ke
sungai. Yang meninggal ya yang jatuh ke sungai itu. Warga lalu menolong. Ada yang mengantar kendaraan, ada yang panggil polisi," ujarnya.kepada satelit9.com
Namun, pengakuan berbeda dituturkan sang sopir, Kasimin (42). Menurutnya, mobil yang dikendarainya terpelanting karena menghindari sepeda motor yang datang dari arah berlawanan. "Ada motor yang terlalu ke tengah. Saya ngerem tidak nyampai, terus ditambah rem tangan, mobilnya malah balik arah," ujarnya.
Dia mengaku rem mobilnya tidak blong. Adapun para penumpang tumpah dari bak karena rem mendadak. "Remnya tidak blong. Banyak yang meninggal karena penumpangnya sudah lanjut usia," imbuhnya.
Kondisi mobil rusak berat. Seluruh kacanya pecah, bodi di kedua sisi mobil penyok. Selain itu, bagian atap mobil juga ringsek.
Kapolres Wonogiri, AKBP Ni Ketut Swastika melalui Kasatlantas, AKP Joeharno membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Hingga malam ini, sebanyak sembilan penumpang meninggal dunia. Kecelakaan diduga karena rem blong saat melewati turunan tajam.
Peristiwa itu terjadi, Jumat (4/5) di Jalan Baturetno-Batuwarno km 5, tepatnya di jembatan Dusun Jumprit RT1 RW4 Desa Belikurip, Kecamatan Baturetno, Wonogiri, sekitar pukul 13.30. Para penumpang sedianya hendak mengikuti pendataan KTP elektronik (E-KTP) di kantor Kecamatan Batuwarno
Berikut nama-nama korban tewas:
1. Yanuar Ardi (2)
2. Suyat (65)
3. Samino (65)
4. Katijem (57)
5. Sarti (60)
6. Suwarmi (54)
7. Bejo (45)
8. Parjo (70).
"Jalan menurun tajam di situ," jelas Joeharno.(jyo dwi/edi)
