Satelit9.com,Pasuruan-Dua orang mahasiswa tewas akibat kecelakaan maut yang terjadi di jalan raya Kejapanan, Kecamatan Gempol, Rabu (27/6). Keduanya tewas setelah motor yang mereka kendarai dilindas sebuah truk gandeng, yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Malang ke Surabaya.
Kapolsek Gempol Kompol Slamet Riyadi mengatakan, kedua korban adalah Erlinga Endah mulyawati (19), warga Juwet Kenongo, Porong, Sidoarjo dan Handy Setya Wirawan (19), warga Sukodono, Sidoarjo. Dalam kecelakaan ini, Handy menghembuskan nafas terakhir saat dirawat di RS Pusdik Gasum, Porong lantaran tangan dan kakinya patah.
"Sementara itu, korban Erlinga seketika langsung tewas di lokasi kejadian, karena kepala korban pecah. Peristiwa naas yang dialami oleh kedua korban ini terjadi abscessed tadi, mas. Saat itu mereka tengah berboncengan Yamaha Jupiter W 3628 XB melaju dari arah Malang ke Surabaya," jelas Kompol Slamet Riyadi.
Apesnya, lanjut Slamet Riyadi, ketika kedua korban berupaya mendahului bus Ladju N 7326 UW dan sebuah truk gandeng N 9898 UP, tanpa diduga tiba-tiba motor yang mereka kendarai menyerempet bus Ladju yang ada disisi kiri. Setelah itu, kedua mahasiswa itu pun terpental ke kanan dan kemudian langsung dilindas truk gandeng.
"Paska kecelakaan maut tersebut, sopir truk gandeng bernama Samsul Hadi (50), warga Sidoarjo dan pengemudi bus Ladju bernama Sutaryono (45), warga Probolinggo langsung diamankan petugas. Kedua sopir ini dimintai keterangan terkait kronologis kejadian" terang Kapolsek Gempol.(@sbk)
Kapolsek Gempol Kompol Slamet Riyadi mengatakan, kedua korban adalah Erlinga Endah mulyawati (19), warga Juwet Kenongo, Porong, Sidoarjo dan Handy Setya Wirawan (19), warga Sukodono, Sidoarjo. Dalam kecelakaan ini, Handy menghembuskan nafas terakhir saat dirawat di RS Pusdik Gasum, Porong lantaran tangan dan kakinya patah.
"Sementara itu, korban Erlinga seketika langsung tewas di lokasi kejadian, karena kepala korban pecah. Peristiwa naas yang dialami oleh kedua korban ini terjadi abscessed tadi, mas. Saat itu mereka tengah berboncengan Yamaha Jupiter W 3628 XB melaju dari arah Malang ke Surabaya," jelas Kompol Slamet Riyadi.
Apesnya, lanjut Slamet Riyadi, ketika kedua korban berupaya mendahului bus Ladju N 7326 UW dan sebuah truk gandeng N 9898 UP, tanpa diduga tiba-tiba motor yang mereka kendarai menyerempet bus Ladju yang ada disisi kiri. Setelah itu, kedua mahasiswa itu pun terpental ke kanan dan kemudian langsung dilindas truk gandeng.
"Paska kecelakaan maut tersebut, sopir truk gandeng bernama Samsul Hadi (50), warga Sidoarjo dan pengemudi bus Ladju bernama Sutaryono (45), warga Probolinggo langsung diamankan petugas. Kedua sopir ini dimintai keterangan terkait kronologis kejadian" terang Kapolsek Gempol.(@sbk)
