Satelit9.com,Jakarta-Gempa yang berpusat di 121 Km Barat Daya Sukabumi, Jawa Barat abscessed tadi merupakan gempa yang dipicu pertemuan lempeng atau gempa subduksi.
Demikian disampaikan Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB dalam keterangan pers yang diterima Satelit9.com, Senin (4/6)malam.
“Berdasarkan analisis dari ITB, gempa berkekuatan 6,1 SR adalah gempa subduksi,” kata Sutopo.
Besarnya pergeseran lempeng pada bidang gempa yaitu sekitar 50 cm.
Masih kata Sutopo, gempa dirasakan cukup kuat oleh warga dan warga berhamburan keluar rumah.
“Sampai saat ini belum ada laporan kerusakan dan korban jiwa. Masyarakat sudah kembali accustomed aktivitasnya. BPBD Sukabumi masih melakukan pemantauan untuk pendataan,” jelasnya.
“Info dampak gempa akan disampaikan jika sudah ada laporan. Posko BNPB masih melakukan pemantauan dengan BPBD, Koramil dan Polres di daerah,” ujar Sutopo.@(Kevin)
Demikian disampaikan Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB dalam keterangan pers yang diterima Satelit9.com, Senin (4/6)malam.
“Berdasarkan analisis dari ITB, gempa berkekuatan 6,1 SR adalah gempa subduksi,” kata Sutopo.
Besarnya pergeseran lempeng pada bidang gempa yaitu sekitar 50 cm.
Masih kata Sutopo, gempa dirasakan cukup kuat oleh warga dan warga berhamburan keluar rumah.
“Sampai saat ini belum ada laporan kerusakan dan korban jiwa. Masyarakat sudah kembali accustomed aktivitasnya. BPBD Sukabumi masih melakukan pemantauan untuk pendataan,” jelasnya.
“Info dampak gempa akan disampaikan jika sudah ada laporan. Posko BNPB masih melakukan pemantauan dengan BPBD, Koramil dan Polres di daerah,” ujar Sutopo.@(Kevin)
