• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Korupsi di Pajak Akibat Persekongkolan Pegawai Pajak & Wajib Pajak

    Last Updated 2012-06-07T20:02:49Z


    Satelit9.com-KPK menangkap dua orang pegawai pajak Kemarin (6/ 6/2012)berinisial TH yang menjabat sebagai Kepala Cabang Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi Kantor Pelayanan Pajak Pratama, Sidoarjo, Jawa Timur. Ia bertemu dengan pengusaha bernama JG.
    Awalnya santer diberitakan bahwa JG adalah orang dari Bhakti Investama, sebuah perusahaan jasa keuangan yang saham terbesarnya dimiliki politisi Harry Tanoe, namun kemudian lewat juru bicara MNC Corp. Arya Sinulingga membantah bahwa JG adalah orang dari Bhakti Investama (BHIT). Terlepas dari bantahan tersebut sampai detik ini belum ada pernyataan resmi dari KPK tentang posisi BHIT dalam kasus ini.
    Kasus ini masih prematur, tapi dilihat dari sisi physique accent konferensi pers hari ini yang dihadiri Juru Bicara KPK Johan Budi dan beberapa ketua KPK termasuk Bambang Widjojanto dan disiarkan langsung di Metro TV, maka ketara sekali Bambang S Widjojanto amat berperanan dalam kasus ini, ia seakan memiliki otoritas lebih besar dari kasus penangkapan pajak kemarin di sebuah restoran di Bilangan Tebet.
    Lalu kemana arahnya penangkapan pajak ini?, tidak mungkin Bambang Widjajanto menangkap sembarangan orang, ia pasti sudah memiliki abstracts lengkap jaringan dari TH dan abstracts itu tidak memuat kasus-kasus kecil, Bambang tidak akan mau menangkap orang dengan kasus hanya senilai semilyar atau dua milyar, bisa dipastikan kasus ini akan membongkar jaringan baru dan membuka alur dana-dana suap pajak ke perusahaan-perusahaan besar dengan nilai trilyunan, atasan TH bukan hanya di Surabaya yang ketar ketir tapi juga jaringannya di Jakarta. Tidak mungkin bagi para pemain penggelapan pajak dan penyimpangan abstracts pajak capital sendirian, mereka pasti punya jaringan, dan kemungkinan besar lagi Bambang menilai TH mengetahui banyak hal yang kemudian dipaksa akan “bernyanyi”.
    Permasalahannya adalah apabila kasus ini mencuat maka Partai backbone yang akan kena? kasus Gayus membuat Golkar merasa tersandera, apalagi diketahui waktu Gayus ngabur kemaren banyak orang menyangka Gayus bertemu Ical Bakrie di tempat duduk lapangan tenis. Apakah ini akan jadi semacam ‘tweede Gayus’? Sampai saat ini kasus Pajak Gayus tampak dijadikan alat tawar menawar dalam kasus pengungkapan Bank Century, dua kelompok parlemen baik Golkar atau Demokrat bila ribut soal Century maka kasus Gayus dibawa-bawa.
    Kita juga tau reputasi yang dilakukan Bambang S Widjojanto dalam mengungkap kasus korupsi, ia bisa dengan barbarous mempermalukan incarannya dengan memperdengarkan rekaman suara bidikannya di Mahkamah Konstitusi sehingga mampu menggiring opini publik yang amat keras bagi lawan hukum Bambang S Widjojanto. Apakah Bambang akan melakukan manuver kejutan?
    Kita akan lihat kasus ini ke depannya, apakah kasus ini dikembangkan sebagai murni dari pembersihan aparat pajak yang korup ataukah dikembangkan sebagai ‘kapak merah’ politik yang digunakan sebagai senjata dalam tawar menawar sandera kasus ditengah sistem demokrasi advanced saat ini.
    Komentar
    • Korupsi di Pajak Akibat Persekongkolan Pegawai Pajak & Wajib Pajak

    Terkini

    Topic Popular