Satelit9.com,Jakarta-Memasuki musim libur sekolah, jumlah penumpang di Pelabuhan Tanjungpriok mulai mengalami lonjakan di amalgamation hari biasa. Kebanyakan penumpang yang menggunakan jasa penyeberangan laut ini menuju Belawan, Batam, Tanjung Balai dan Karimun dengan KM Kelud dan KM Bukit Raya. Pantauan Satelit9.com di terminal keberangkatan Pelabuhan Tanjungpriok terlihat ratusan calon penumpang beserta barang bawaannya menumpuk di depan terminal. Mereka tampak duduk berkerumun di lantai terminal sambil menunggu keberangkatan kapal.
Supervisor Terminal Penumpang Nusantara II Pelabuhan Tanjungpriok, Syawaludin mengatakan, jumlah penumpang pada musim liburan sekolah ini meningkat sekitar 60 persen dibandingkan hari biasa. Ya, jika pada hari biasa jumlah penumpang mencapai sekitar 1.500, maka saat libur musim sekolah seperti saat ini jumlahnya meningkat menjadi 2.500 penumpang dengan tiga kapal pemberangkatan per harinya.
"Jumlah penumpang sudah meningkat sejak Senin (25/6) lalu. Sedangkan, untuk kedatangan kapal di pelabuhan dalam sehari masih stabil sekitar 1.000 penumpang dengan menggunakan dua kapal," ujar Syawaludin, Jumat (29/6).
Dikatakan Syawaludin, para penumpang yang diberangkatkan dari pelabuhan Tanjungpriok tujuannya hanya ke arah barat dengan memberangkatkan dua hingga tiga kapal setiap harinya, yaitu KM Kelud dan KM Bukit Raya.
Sedangkan, angkutan barang khusus ke arah timur dengan tujuan Makassar, Surabaya, Jayapura, Ambon, dan Manado menggunakan KM Labobar, KM Ciremai, dan KM Gunung Dempul. "Jumlah penumpang juga sudah terlihat dari tadi pagi yang mengangkut 1.713 penumpang dengan KM Kelud. Jumlah itu meningkat dari Jumat (22/6) pekan lalu yang hanya mengangkut 1.103 penumpang," katanya.
Lebih lanjut, ditambahkan Syawaludin, alasan para penumpang menggunakan kapal laut disebabkan faktor ekonomi yaitu harga tiketnya yang relatif lebih murah dibandingkan tiket pesawat. "Belum lagi harga pesawat dan kereta api yang setiap harinya berubah, sehingga kapal laut masih diminati penumpang karena harga tiketnya tidak naik. Seperti tujuan Belawan harganya masih Rp 355 ribu," tuturnya.
Mulyadi (34) salah satu penumpang kapal tujuan Batam mengungkapkan alasannya menggunakan jasa angkutan laut lantaran harga tiketnya yang relatif murah dibanding tiket pesawat. "Kami sengaja manfaatkan liburan sekolah ini bersama keluarga pulang ke Batam karena ingin mengajak anak saya bertemu kakeknya," tandasnya.
(@cool)