Satelit9.com,Jakarta-Berakhir sudah petualangan Sulaiman Bakri (59), spesialis pencuri yang kerap bergentayangan di lingkungan kantor Walikota Jakarta Barat. Sulaiman akhirnya diamankan petugas pengamanan dalam (Pamdal) Kantor Walikota Jakarta Barat, setelah aksinya terekam kamera CCTV.
Danton Pamdal Kantor Walikota Jakarta Barat, Hajeri mengungkapkan, tertangkapnya Sulaiman bermula dari laporan Sudin Perindustrian dan Energi Jakarta Barat yang berkantor di Lantai 5 Blok B Kantor Walikota Jakarta Barat pada bulan April lalu. Dalam laporan itu disebutkan, dua assemblage laptop yang ada di ruangan Kasudin dan staf telah hilang.
Mendapat laporan itu, annggota pamdal pun kemudian melakukan pengecekan melalui rekaman CCTV yang terpasang di lorong lantai lima. Dari pengamatan yang dilakukan, petugas mencurigai sesorang yang masuk ruangan dengan tangah hampa dan keluar dengan menjinjing tas berwarna hitam yang diduga berisikan laptop.
"Pencuriannya sudah dua bulan lalu. Setelah kejadian pelaku sempat menghilang. Tapi kami sudah mengenali wajah pelaku dan memantau gerak geriknya," ujar Hajeri, Jumat (29/6).
Penangkapan atas pelaku berawal dari laporan salah satu petugas Pamdal yang mengaku melihat pelaku tengah berada di lantai dua dan tengah turun menuju lantai satu. Petugas pun sempat mengikuti pelaku sebelum akhirnya pelaku ditangkap dan dibawa ke ruang Pamdal untuk dimintai keterangan.
"Saat kami mintai keterangan, dan memperlihatkan rekaman CCTV pelaku akhirnya mengaku telah mencuri dua laptop di ruangan Sudin Perindustrian dan Energi. Pelaku akhirnya kami bawa ke Polsek Metro Kembangan untuk mempertangungjawabkan perbuatannya," kata Hajeri.
Pelaku, kata Hajeri, tinggal di Jl Lingkungan III, RT 15/03, Kelurahan Tegalalur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Diungkapkan Hajeri, pelaku nekat mencuri laptop karena tidak memiliki pekerjaan. Namun, di sisi lain, pelaku juga harus menafkahi anak dan istrinya.
Sementara itu, Sulaiman Bakri mengaku, aksi pencurian yang dilakukannya dilakukan sendiri. Ia beraksi saat jam makan siang dengan menyambangi ruangan kerja di Kantor Walikota Jakarta Barat yang kebanyakan tengah ditinggal pegawainya untuk makan siang. "Benar saya yang mengambil dua laptop di Sudin Perindustrian dan Energi Jakarta Barat. Saya baru sekali melakukan aksi pencurian ini," kata Sulaiman.
Ia juga mengaku, dua assemblage laptop yang dicurinya telah dijual dan uangnya digunakan untuk membeli beras dan kebutuhan lainnya.(@cool)
Danton Pamdal Kantor Walikota Jakarta Barat, Hajeri mengungkapkan, tertangkapnya Sulaiman bermula dari laporan Sudin Perindustrian dan Energi Jakarta Barat yang berkantor di Lantai 5 Blok B Kantor Walikota Jakarta Barat pada bulan April lalu. Dalam laporan itu disebutkan, dua assemblage laptop yang ada di ruangan Kasudin dan staf telah hilang.
Mendapat laporan itu, annggota pamdal pun kemudian melakukan pengecekan melalui rekaman CCTV yang terpasang di lorong lantai lima. Dari pengamatan yang dilakukan, petugas mencurigai sesorang yang masuk ruangan dengan tangah hampa dan keluar dengan menjinjing tas berwarna hitam yang diduga berisikan laptop.
"Pencuriannya sudah dua bulan lalu. Setelah kejadian pelaku sempat menghilang. Tapi kami sudah mengenali wajah pelaku dan memantau gerak geriknya," ujar Hajeri, Jumat (29/6).
Penangkapan atas pelaku berawal dari laporan salah satu petugas Pamdal yang mengaku melihat pelaku tengah berada di lantai dua dan tengah turun menuju lantai satu. Petugas pun sempat mengikuti pelaku sebelum akhirnya pelaku ditangkap dan dibawa ke ruang Pamdal untuk dimintai keterangan.
"Saat kami mintai keterangan, dan memperlihatkan rekaman CCTV pelaku akhirnya mengaku telah mencuri dua laptop di ruangan Sudin Perindustrian dan Energi. Pelaku akhirnya kami bawa ke Polsek Metro Kembangan untuk mempertangungjawabkan perbuatannya," kata Hajeri.
Pelaku, kata Hajeri, tinggal di Jl Lingkungan III, RT 15/03, Kelurahan Tegalalur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Diungkapkan Hajeri, pelaku nekat mencuri laptop karena tidak memiliki pekerjaan. Namun, di sisi lain, pelaku juga harus menafkahi anak dan istrinya.
Sementara itu, Sulaiman Bakri mengaku, aksi pencurian yang dilakukannya dilakukan sendiri. Ia beraksi saat jam makan siang dengan menyambangi ruangan kerja di Kantor Walikota Jakarta Barat yang kebanyakan tengah ditinggal pegawainya untuk makan siang. "Benar saya yang mengambil dua laptop di Sudin Perindustrian dan Energi Jakarta Barat. Saya baru sekali melakukan aksi pencurian ini," kata Sulaiman.
Ia juga mengaku, dua assemblage laptop yang dicurinya telah dijual dan uangnya digunakan untuk membeli beras dan kebutuhan lainnya.(@cool)
