Satelit9.com,Jakarta-Generasi muda kini mulai terjangkit penyakit korupsi. Nilai yang dikorupsinya pun seringkali bisa menggiurkan mata. Apa penyebabnya?Wakil Ketua KPK, Busyro Muqqodas, punya pendapat sendiri terkait maraknya koruptor dari kalangan anak muda. Ia menyebut salah satu penyebabnya adalah degradasi budaya.
"Secara umum masyarakat kita sedang alami krisis identitas nilai budaya," jeas Busyro, saat dihubungi, Minggu malam (17/6).
Busyro menjelaskan sejatinya orang Indonesia menganut etos kerja keras, bersahaja dan kemandirian. Hal ini bisa terlihat saat bencana alam.
Lantas perlahan-lahan, budaya itu pun mulai tergantikan. Busyro menilai gaya hedonisme dan konsumtif kini merasuki warga Indonesia.
"Itu semua masuk lewat interaksi budaya, karena tidak dibarengi dengan strategi budaya," lanjut Buysro.
Budaya itu kemudian membuat orang selalu ingin mendapat sesuatu secara instan. Tidak ada lagi perjuangan dan keringat untuk bisa mencapai sebuah tujuan.
Ia pun mengambil contoh soal Ujian Nasional. Menurutnya, cara untuk mencari kelulusan seorang siswa hanya berdasarkan sebuah nilai.
"Kelulusan hanya ditentukan melalui angka, tapi bagaimana dengan anak yang begitu baik sifatnya di rumah?" kritik mantan Ketua KY ini.
Busyro juga mengkritisi sistem politik di Indonesia. Orang yang ingin masuk partai politik, belakangan ini hanya bertujuan untuk mencari kekuasaan semata.
"Akhirnya, maraknya koruptor muda saat ini adalah korban dari budaya politik yang instan," tandasnya.(@cool)