Satelit9.com,Jakarta-Untuk memberikan pelayanan medis kepada para wisatawan yang berkunjung, PMI Kabupaten Kepulauan Seribu mendirikan enam posko siaga wisata. Keenam posko itu didirikan di Pulau Untung Jawa, Pulau Pari, Pulau Tidung, Pulau Pramuka, Pulau Harapan, serta di Pelabuhan Muara Angke.
"Pendirian posko tersebut untuk memberikan pelayanan medis yang cepat bagi wisatawan yang berkunjung ke lima pulau wisata pemukiman tersebut," ujar Natsir Sabara, Ketua PMI Kepulauan Seribu yang juga menjabat Wakil Walikota Jakarta Utara, Minggu (17/6).
Selain itu, kata Natsir, pendirian posko juga lantaran terdapat beberapa kasus kecelakaan yang pernah terjadi di Kepulauan Seribu, seperti kecelakaan pengunjung saat bermain assistant boat, jatuh dari jembatan, kecelakaan penyelaman dan kecelakaan kapal, baik wisata maupun kapal laut penumpang umum.
Diungkapkan Natsir, di setiap posko itu dilengkapi alat pertolongan pertama, tenda evakuasi, dan dua relawan yg bertugas selama 24 jam penuh setiap hari Sabtu dan Minggu. "Jadi, posko tersebut merupakan pertolongan pertama kepada korban. Jika memang harus mendapatkan pertolongan lebih lanjut, langsung dibawa ke Puskesmas dan RSUD," ungkapnya.
Adapun sejumlah puskesmas yang berada di enam pulau kelurahan, yaitu kelurahan Pulau Untung Jawa, Pulau Pari, Pulau Tidung, Pulau Panggang, Pulau Kelapa dan Pulau Harapan. Sedangkan, RSUD berada di pulau ibu kota kabupaten yakni, di Pulau Pramuka. Enam lokasi Posko Siaga Wisata tersebut terdapat di Taman Arsya Pulau Untung Jawa, Pantai Pasir Perawan Pulau Pari, Jembatan Cinta Pulau Tidung, Taman Ekosistem Laut Pulau Pramuka, Taman Marlin Pulau Harapan, dan Pelabuhan Muara Angke.
Kasudin Pariwisata Kepulauan Seribu, Suwarto mengapresiasikan kehadiran posko medis di Kepulauan Seribu tersebut. Sebab, posko tersebut menjawab kebutuhan pertolongan pertama bagi wisatawan yang mengalami kecelakaan. "Meski tidak sering, namun kecelakaan saat bermain di laut bisa terjadi," tutur Suwarto.
Ditambahkan Suwarto, biasanya wisatawan yang jatuh sakit lebih sering akibat keletihan. Terutama, permainan-permainan air di laut yang cenderung menghabiskan energi lebih banyak. "Khusus di Pulau Untung Jawa dan Pulau Tidung kami memprediksi jumlah kunjungan mencapai 5 ribu pengunjung pada liburan sekolah ini," tandasnya.(@cool)
