Satelit9.com,Jakarta-Sebanyak 25 orang yang diduga sebagai preman dan pengamen berhasil diamankan jajaran Polsek Senen, Jakarta Pusat saat menggelar operasi Cipta Kondisi dalam Bus, Rabu (27/6). Mereka diamankan dari tiga tempat berbeda di wilayah Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. "Razia ini untuk membebaskan kawasan Senen dari tindak kriminal. Orang-orang yang suka orasi di bus dengan setengah mengancam, memalak, dan menakut-nakuti penumpang bus kita amankan," kata Kompol Jajang Hasan, Kapolsek Senen, Rabu (27/6).
Dikatakan Jajang, operasi penertiban dilakukan di tiga tempat berbeda di kawasan Senen, antara lain di Pasar Senen, Stasiun Kereta Api Senen, dan Terminal Bus Senen. Operasi berlangsung sejak pukul 15.00-17.30.
Diungkapkan Jajang, operasi penertiban ini digelar setelah pihaknya mengadakan pertemuan dengan para pengelola angkot dan para sopir yang setiap hari trayeknya melintas di kawasan Senen. "Sebelumnya kita sudah kumpul dengan para pengelola angkutan umum dan para sopir. Kita terima keluhan mereka. Kita kerja sama meminimalisir potensi terjadinya aksi kriminal. Terutama keberadaan mereka yang suka berorasi di bus-bus itu, karena dinilai sudah sangat meresahkan penumpang," katanya.
Ditambahkan Jajang, beberapa orang yang berhasil dijaring sebelumnya pernah diamankan oleh petugas. "Mereka yang ditangkap rata-rata tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP)," tambahnya.
Saat ini, sambungnya, mereka yang terjaring langsung digiring ke Polsek Senen untuk selanjutnya dikirim ke Panti Sosial Cipayung, Jakarta Timur untuk diberikan pembinaan. "Razia akan terus dilakukan hingga kawasan Senen bersih dari preman," tegasnya. (@cool)