Satelit9.com,Jakarta-Peristiwa kebakaran tampaknya masih menjadi momok menakutkan bagi warga yang tinggal di Jakarta Timur. Bagaimana tidak, dalam sehari ini saja, dua kebakaran terjadi di wilayah Jakarta Timur dalam waktu yang hampir bersamaan. Kebakaran pertama, melanda tiga rumah di Jl Rawadas, RT 01/03 Pondokkopi, Durensawit. Tak berapa absolutist kemudian, si jago merah juga mengamuk dan menghanguskan tiga ruko di Jl Dewi Sartika, Kramatjati. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. Hanya saja kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Kebakaran di Jl Rawadas RT 01/03, Pondokkopi, Durensawit terjadi sekitar pukul 13.00. Dalam peristiwa kebakaran ini, sebanyak tiga rumah warga hangus terbakar. Api yang berkobar diduga berasal dari ledakan tabung gas 12 kilogram milik salah satu warga. Beruntung, satu jam kemudian kobaran si jago merah berhasil dijinakkan setelah petugas mengerahkan sebanyak 15 assemblage mobil pemadam kebakaran milik Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB) Jakarta Timur.
Salah seorang saksi mata, Rimbawan (40) mengatakan, kobaran api kali pertama terlihat dari atap dapur milik Ngadiman (55). Dirinya juga sempat mendengar suara ledakan yang cukup keras sebanyak dua kali. Setelah terdengar bunyi ledakan, api langsung terlihat membumbung tinggi dan merembet ke rumah milik Jastuti dan Usup yang berada di samping rumah Ngadiman.
Saat kejadian, dikatakan Rimbawan, rumah Ngadiman dalam keadaan kosong. "Saya tidak berani masuk ke dalam, karena sempat terdengar suara ledakan sebanyak dua kali. Kami bersama warga lainnya langsung berupaya memamdamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya," ujar Rimbawan, Rabu (27/6).
Perwira Piket Sudin Damkar dan PB Jakarta Timur, Sunaryo mengatakan, api yang menghanguskan tiga rumah di Durensawit baru bisa dipadamkan satu jam kemudian dengan mengerahkan sebanyak 15 assemblage mobil damkar. "Kami mengerahkan 15 mobil damkar, tapi yang digunakan untuk memadamkan api hanya sebanyak lima unit. Karena saat api sedang memerah, petugas langsung melokalisir api sehingga bisa dipadamkan," ucapnya.
Di tempat terpisah, si jago merah juga mengamuk dan menghanguskan sidikitnya tiga ruko di Jl Dewi Sartika, Kramatjati sekitar pukul 13.30. Kebakaran ini diduga akibat puntung rokok yang menyala dan terjatuh di atas pakaian. Satu dari tiga ruko yang terbakar merupakan warnet yang belakangan diketahui milik Rizal. Saat berupaya menyelamatkan komputer, Rizal sempat jatuh pingsan lantaran terlalu banyak menghirup asap.
Iwan (33), penjaga warnet menuturkan, saat kejadian, dirinya tiba-tiba melihat kobaran api yang membesar dari belakang warnet. "Saya sudah melihat api yang membesar dari belakang warnet. Ada yang bilang, kobaran api berasal dari puntung rokok yang terjatuh di tumpukan pakaian di dalah satu ruko yang terbakar," kata Iwan.
Si jago merah akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas Sudin Damkar dan PB Jakarta Timur mengerahkan sebanyak 10 assemblage mobil pemadam yang dibantu Sudin Damkar dan PB Jakarta Selatan.(@cool)
Kebakaran di Jl Rawadas RT 01/03, Pondokkopi, Durensawit terjadi sekitar pukul 13.00. Dalam peristiwa kebakaran ini, sebanyak tiga rumah warga hangus terbakar. Api yang berkobar diduga berasal dari ledakan tabung gas 12 kilogram milik salah satu warga. Beruntung, satu jam kemudian kobaran si jago merah berhasil dijinakkan setelah petugas mengerahkan sebanyak 15 assemblage mobil pemadam kebakaran milik Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB) Jakarta Timur.
Salah seorang saksi mata, Rimbawan (40) mengatakan, kobaran api kali pertama terlihat dari atap dapur milik Ngadiman (55). Dirinya juga sempat mendengar suara ledakan yang cukup keras sebanyak dua kali. Setelah terdengar bunyi ledakan, api langsung terlihat membumbung tinggi dan merembet ke rumah milik Jastuti dan Usup yang berada di samping rumah Ngadiman.
Saat kejadian, dikatakan Rimbawan, rumah Ngadiman dalam keadaan kosong. "Saya tidak berani masuk ke dalam, karena sempat terdengar suara ledakan sebanyak dua kali. Kami bersama warga lainnya langsung berupaya memamdamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya," ujar Rimbawan, Rabu (27/6).
Perwira Piket Sudin Damkar dan PB Jakarta Timur, Sunaryo mengatakan, api yang menghanguskan tiga rumah di Durensawit baru bisa dipadamkan satu jam kemudian dengan mengerahkan sebanyak 15 assemblage mobil damkar. "Kami mengerahkan 15 mobil damkar, tapi yang digunakan untuk memadamkan api hanya sebanyak lima unit. Karena saat api sedang memerah, petugas langsung melokalisir api sehingga bisa dipadamkan," ucapnya.
Di tempat terpisah, si jago merah juga mengamuk dan menghanguskan sidikitnya tiga ruko di Jl Dewi Sartika, Kramatjati sekitar pukul 13.30. Kebakaran ini diduga akibat puntung rokok yang menyala dan terjatuh di atas pakaian. Satu dari tiga ruko yang terbakar merupakan warnet yang belakangan diketahui milik Rizal. Saat berupaya menyelamatkan komputer, Rizal sempat jatuh pingsan lantaran terlalu banyak menghirup asap.
Iwan (33), penjaga warnet menuturkan, saat kejadian, dirinya tiba-tiba melihat kobaran api yang membesar dari belakang warnet. "Saya sudah melihat api yang membesar dari belakang warnet. Ada yang bilang, kobaran api berasal dari puntung rokok yang terjatuh di tumpukan pakaian di dalah satu ruko yang terbakar," kata Iwan.
Si jago merah akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas Sudin Damkar dan PB Jakarta Timur mengerahkan sebanyak 10 assemblage mobil pemadam yang dibantu Sudin Damkar dan PB Jakarta Selatan.(@cool)
