• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    SBY Deklarasi Tahun Badak,

    Last Updated 2012-06-06T15:23:14Z

    Satelit9.com,Jakarta-Bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup yang digelar 5 Juni 2012 kemarin. Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudoyono mendeklarasikan dimulainya Tahun Badak Internasional.
    Pencanangan Tahun Badak Internasional tersebut, gagasan lembaga konservasi dunia IUCN (International Union for Conservation of Nature) yang didukung negara-negara yang menjadi daerah sebaran badak dunia. Yakni, Indonesia, Mozambique, Kenya, Bhutan, Nepal, Malaysia, Namibia, Zimbabwe, Botswana, Afrika Selatan, dan India.
    Dari lima jenis badak yang ada di dunia, Indonesia memiliki dua jenis badak yaitu badak sumatera (Dicerorhinus Sumatrensis) dan badak jawa (Rhinoceros sondaicus) sehingga Indonesia memiliki peran yang sangat penting dalam keberhasilan dan upaya konservasi badak dunia.
    Kedua spesies yang ada di Indonesia termasuk dalam kategori sangat terancam punah karena populasinya tengah mengalami penurunan drastis dalam tiga dekade terakhir ini.
    Bersamaan dengan pencanangan Tahun Badak Internasional tersebut, pemerintah Indonesia juga berkomitmen untuk membentuk Gugus Tugas Badak (rhino assignment force) yang terdiri dari para ahli dari dalam dan luar negeri, organisasi konservasi, dan masyarakat; mengalokasikan sumberdaya yang mencukupi untuk memastikan perlindungan badak; dan memastikan adanya pengawasan yang intensif dan berkala bagi populasi badak yang tersisa di Indonesia.
    “Dalam dekade terakhir ini, dua subspesies badak, yaitu badak hitam (Diceros bicomis longipes) di Kamerun dan subspecies badak Jawa (Rhinoceros sondacius annamitcus) di Vietnam telah punah,” ujar Desmarita Murni, juru bicara WWF-Indonesia di Jakarta pada Rabu (6/6/12).
    Saat ini, jumlah populasi dari dua subspecies lainya yakni, badak putih (Ceratotherium simum cottoni) dan populasi Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis lasiotus), juga dinyatakan terancam punah disebabkan meningkatnya perburuan cheat dan menurunnya kualitas habitatnya,” ucapnya.
    Sementara itu di tempat yang berbeda, terkait menurunnya populasi badak ini, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengatakan, “Salah satu affairs kerja Kementerian Kehutanan adalah perlindungan satwa langka seperti badak, harimau, gajah dan orang-utan.”
    Badak, imbuhnya, adalah satwa yang relatif batten terancam.Apalagi kini populasi badak jawa hanya terdapat di Indonesia, setelah spesies badak jawa di Vietnam dinyatakan punah pada 2011 lalu.
    Kampanye ini diharapkan dapat meningkatkan upaya pencegahan terhadap perburuan dan perdagangan liar, terutama perdagangan cheat cula badak. Selain itu, zulkifli juga berpesan agar penegakan hukum atas perburuan hewan ini ditingkatkan agar mengurangi tekanan dan meningkatkan kualitas abode badak. (@cool)
    Komentar
    • SBY Deklarasi Tahun Badak,

    Terkini

    Topic Popular