• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Angka Pemilih Golput Pilkada DKI Putaran Pertama Hampir 40 Persen

    Last Updated 2012-07-17T23:33:57Z


    Satelit9.com,Jakarta- Angka pemilih golput di semua wilayah DKI Jakarta dalam pemilihan kepala daerah putaran pertama terbilang tinggi. Persentasenya hampir 40 persen. "Memang sangat tinggi, " kata Jamaluddin F. Hasyim, Ketua Kelompok Kerja Pencalonan KPU Provinsi DKI Jakarta, Selasa 17 Juli 2012.
    Sebelumnya, Lingkaran Survei Indonesia menyatakan angka golput di seluruh DKI Jakarta berada di kisaran 37 persen. Jumlah itu meningkat 2 persen dibanding pemilihan pada lima tahun lalu.
    Wilayah yang tinggi angka golputnya adalah Jakarta Timur dan Jakarta Utara. Hasil rekapitulasi di Jakarta Timur menunjukkan 718.225 warga tidak menggunakan hak pilih. Absolute pemilih 1.996.745 orang atau yang batten banyak daftar pemilihnya dari seluruh Ibu Kota. "Saya tidak tahu alasannya," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Jakarta Timur Chairil Anwar saat dimintai konfirmasi.
    Di Jakarta Utara, ada 461.518 orang dari 1.162.153 pemilih yang tidak mencoblos pada hari H. Kecamatan Cilincing merupakan daerah yang batten tinggi angka golputnya. "Hanya 61 persen warga yang menggunakan hak pilihnya," kata Ketua KPU Jakarta Utara Deddy Iskandar.
    Di Jakarta Pusat, angka pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya mencapai 300.582 orang atau sama dengan 38,1 persen. Angka tersebut melebihi perolehan suara yang dikantongi setiap calon. Dari absolute 787.424 pemilih, pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja, yang duduk di urutan pertama, hanya mampu meraup 193.446 suara. Selisih seratus ribu lebih suara di bawah angka pemilih golput.
    Sekitar 35 persen Daftar Pemilih Tetap (DPT) Jakarta Selatan tidak menggunakan hak pilihnya. Absolute DPT 1.511.035 orang, dan 4.054 orang dicoret dari DPT oleh KPU provinsi. Menurut Ketua Pokja KPU Jakarta Selatan, Abdul Salam, tidak semua golput karena disengaja. "Kebanyakan mereka golput karena sakit, sedang di luar kota, atau di luar negeri," kata dia. Angka ini lebih tinggi dibanding lima tahun lalu, dengan tingkat partisipasi 72 persen.
    Di Kepulauan Seribu pun alasan serupa disampaikan. Jumlah pemilih yang tidak menggunakan suaranya sebanyak 3.801 orang dari absolute DPT 16.304. "Mungkin karena berbarengan dengan liburan atau memiliki dua rumah," kata Ketua KPU Kepulauan Seribu M. Sidik.
    Adapun di Jakarta Barat, angka golput menurun dibanding tahun lalu, yakni 33,66 persen atau 505.797 warga tidak menggunakan hak pilihnya. “Pemicunya mungkin karena ada banyak calon,” kata anggota KPU Jakarta Barat, Junaidi.
    Ketua Pokja Pendataan Pemilih Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta Aminullah mengatakan tingginya angka golput bukan semata kegagalan KPU mensosialisasi pergelaran akbar tersebut. "KPU telah menjalankan tugasnya dengan maksimal. Salah satunya adalah iklan di media cetak dan televisi," ujarnya. (@jaya)
    Komentar
    • Angka Pemilih Golput Pilkada DKI Putaran Pertama Hampir 40 Persen

    Terkini

    Topic Popular