Satelit9.com,Pakistan-Kelompok Taliban mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom di Pakistan barat laut yang menewaskan 12 orang, kata seorang juru bicara.Dalam serangan sektarian yang ditujukan pada masyarakat Syiah itu, 12 orang tewas ketika bom pinggir jalan meledak di dekat sebuah kendaraan penumpang di Sipaye di daerah suku Orakzai.
"Kami menyerang mereka karena mereka orang Syiah," kata Mohammed Afridi, juru bicara Darra Adam Khel, kelompok Taliban Pakistan, kepada Reuters melalui telefon dari sebuah lokasi yang tidak disebutkan.
Gerilyawan Sunni yang setia pada Al Qaida dan Taliban melancarkan serangan terhadap orang-orang dari minoritas Syiah Pakistan di masa silam.
"Ini tampaknya bagian dari serangkaian serangan oleh militan terhadap satu paham tertentu," kata seorang pejabat pemerintah di Orakzai.
Pakistan dilanda serangan-serangan bom bunuh diri dan penembakan yang menewaskan lebih dari 5.000 orang sejak pasukan pemerintah menyerbu sebuah masjid yang menjadi tempat persembunyian militan di Islamabad pada Juli 2007.
Kekerasan sektarian meningkat sejak gerilyawan Sunni memperdalam hubungan dengan militan Al Qaida dan Taliban setelah Pakistan bergabung dalam operasi pimpinan AS untuk menumpas militansi setelah serangan-serangan 11 September 2001 di AS.
Pakistan mendapat tekanan internasional yang meningkat agar menumpas kelompok militan di wilayah baratlaut dan zona suku di tengah meningkatnya serangan-serangan lintas-batas gerilyawan terhadap pasukan internasional di Afghanistan.
Para pejabat AS mengobarkan perang dengan pesawat tak berawak terhadap para komandan Taliban dan Al Qaida di kawasan suku baratlaut, dimana militan bersembunyi di daerah pegunungan yang berada di luar kendali langsung pemerintah Pakistan.
Pasukan Amerika menyatakan, daerah perbatasan itu digunakan kelompok militan sebagai tempat untuk melakukan pelatihan, penyusunan kembali kekuatan dan peluncuran serangan terhadap pasukan koalisi di Afghanistan.
Islamabad mendesak AS mengakhiri serangan-serangan pesawat tak berawak, sementara Washington menuntut Pakistan mengambil tindakan menentukan untuk menumpas jaringan teror.
Sentimen anti-AS tinggi di Pakistan, dan perang terhadap militansi yang dilakukan AS tidak populer di Pakistan karena persepsi bahwa banyak warga sipil tewas akibat serangan pesawat tak berawak yang ditujukan pada militan di sepanjang perbatasan dengan Afghanistan dan penduduk merasa bahwa itu merupakan pelanggaran atas kedaulatan Pakistan. (Reuters @eko)