Satelit9.com,Jakarta-Peristiwa terbakarnya bus Transjakarta kembali terjadi di ibu kota. Kali ini, bagian mesin bus Transjakarta koridor VI (Dukuhatas-Ragunan) bernopol B 7023 IS terbakar saat bus tersebut melintas di Jl Harsono RM, tepat di depan Pusat Pelatihan Sandi Negara, Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu (15/7).
Sontak, api yang menghanguskan bagian mesin bus bernomor bodi JET 012 ini membuat puluhan penumpang bus tersebut panik dan berhamburan keluar bus untuk menyelamatkan diri. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00. Saat terbakar, bus tengah melaju menuju Halte Ragunan.
Tajudin (50), salah seorang saksi mata menuturkan, sekitar pukul 16.00, bus Transjakarta berwarna merah tersebut tengah berjalan menuju Halte Ragunan. Namun, tiba-tiba saja, api dan kepulan asap hitam mengepul dari bagian mesin bus yang berada di bagian belakang.
"Orang sudah banyak melihat api dan asap dari bus Transjakarta itu, tapi sopir sepertinya tidak mendengar. Kemudian ada pengemudi mobil Avanza yang menyetop bus di depannya dan memberitahu bahwa ada api di bagian mesin," ujar Tajudin, Minggu (15/7).
Mendapat pemberitahuan seperti itu, pramudi bus Transjakarta langsung tanggap dengan menghentikan laju bus. Setelah bus berhenti, puluhan penumpang di dalam bus langsung dievakuasi oleh awak bus melalui pintu depan dan pintu tengah. Warga sekitar yang melihat kobaran api juga langsung membantu upaya pemadaman dengan menyiramkan air ke bagian mesin bus. "Tapi upaya itu kurang efektif karena api masih saja berkobar," katanya.
Beruntung, awak bus dibantu awak bus Transjakarta lainnya yang berada di kawasan itu langsung bahu membahu memadamkan api menggunakan alat pemadam kebakaran ringan yang berada di dalam bus naas itu dan bus Transjakarta lainnya. Alhasil, 15 menit kemudian, api akhirnya berhasil dipadamkan.
Pramudi Bus Transjakarta yang terbakar, Ageung Ilmudin mengaku, baru menyadari adanya kobaran api di bagian mesin, setelah dihentikan pengemudi mobil yang berhenti di depan bus yang dikemudikannya. "Saat diberitahu, saya langsung menghentikan bus dan bersama awak lainnya langsung mengevakuasi penumpang. Kemudian dengan alat pemadam bus saya coba memadamkan api yang menetes ke bawah mesin. Selain itu, alat pemadam dari bus-bus lain yang lewat juga diperbantukan. Ada sekitar 5 unit, jadi cepat padam. Cuma 15 menit api berhasil padam," tambahnya.
Akibat kejadian ini, kemacetan panjang pun tak terhindarkan di sekitar lokasi kejadian. Namun, sekitar 45 menit kemudian, bus yang terbakar kemudian ditarik untuk dibawa ke breadth halte Ragunan guna menjalani pemeriksaan penyebab kebakaran. Meski begitu, dampak kemacetan masih tetap terjadi hingga saat ini. (@eko)
Sontak, api yang menghanguskan bagian mesin bus bernomor bodi JET 012 ini membuat puluhan penumpang bus tersebut panik dan berhamburan keluar bus untuk menyelamatkan diri. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00. Saat terbakar, bus tengah melaju menuju Halte Ragunan.
Tajudin (50), salah seorang saksi mata menuturkan, sekitar pukul 16.00, bus Transjakarta berwarna merah tersebut tengah berjalan menuju Halte Ragunan. Namun, tiba-tiba saja, api dan kepulan asap hitam mengepul dari bagian mesin bus yang berada di bagian belakang.
"Orang sudah banyak melihat api dan asap dari bus Transjakarta itu, tapi sopir sepertinya tidak mendengar. Kemudian ada pengemudi mobil Avanza yang menyetop bus di depannya dan memberitahu bahwa ada api di bagian mesin," ujar Tajudin, Minggu (15/7).
Mendapat pemberitahuan seperti itu, pramudi bus Transjakarta langsung tanggap dengan menghentikan laju bus. Setelah bus berhenti, puluhan penumpang di dalam bus langsung dievakuasi oleh awak bus melalui pintu depan dan pintu tengah. Warga sekitar yang melihat kobaran api juga langsung membantu upaya pemadaman dengan menyiramkan air ke bagian mesin bus. "Tapi upaya itu kurang efektif karena api masih saja berkobar," katanya.
Beruntung, awak bus dibantu awak bus Transjakarta lainnya yang berada di kawasan itu langsung bahu membahu memadamkan api menggunakan alat pemadam kebakaran ringan yang berada di dalam bus naas itu dan bus Transjakarta lainnya. Alhasil, 15 menit kemudian, api akhirnya berhasil dipadamkan.
Pramudi Bus Transjakarta yang terbakar, Ageung Ilmudin mengaku, baru menyadari adanya kobaran api di bagian mesin, setelah dihentikan pengemudi mobil yang berhenti di depan bus yang dikemudikannya. "Saat diberitahu, saya langsung menghentikan bus dan bersama awak lainnya langsung mengevakuasi penumpang. Kemudian dengan alat pemadam bus saya coba memadamkan api yang menetes ke bawah mesin. Selain itu, alat pemadam dari bus-bus lain yang lewat juga diperbantukan. Ada sekitar 5 unit, jadi cepat padam. Cuma 15 menit api berhasil padam," tambahnya.
Akibat kejadian ini, kemacetan panjang pun tak terhindarkan di sekitar lokasi kejadian. Namun, sekitar 45 menit kemudian, bus yang terbakar kemudian ditarik untuk dibawa ke breadth halte Ragunan guna menjalani pemeriksaan penyebab kebakaran. Meski begitu, dampak kemacetan masih tetap terjadi hingga saat ini. (@eko)
