• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Hilal Terlalu Rendah Tak Bisa Dilihat

    Last Updated 2012-07-19T18:56:10Z


    Satelit9.com,Jakarta- Pakar astronomi dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Prof. Dr. Thomas Djamaluddin mengatakan, hilal (bulan) ketika matahari terbenam pada Kamis 19 Juli 2012, terlalu rendah, sehingga tidak akan bisa terlihat.
    "Hilal kurang dari 1,5 derajat. Terlalu rendah untuk bisa diamati, cahayanya terlalu lemah," kata Deputi Sains, Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan Lapan itu di Jakarta, Kamis (19/7).
    Dengan demikian bulan Sya'ban digenapkan menjadi 30 hari dan 1 Ramadan 1433 Hijriyah jatuh pada keesokan harinya, Sabtu, 21 Juli 2012. Ia menyayangkan awal Ramadan 1433 Hijriyah tahun 2012 kembali terjadi perbedaan di antara ormas-ormas Islam. Padahal sebenarnya persoalan perbedaan ini bisa dicairkan dan disatukan.
    "Pada saat Maghrib 19 Juli, hilal sudah di atas ufuk, namun ketinggian hilal kurang dari dua derajat. Kondisi ini memang membuka peluang terhadap perbedaan," katanya.
    Karena itu, lanjut ilmuwan yang juga anggota Badan Hisab Rukyat Kementerian Agama, yang diperlukan adalah persatuan.
    Saat ini, garis tanggal qamariyah dibuat berdasarkan kriteria yang ditetapkan dan mudah dibuat dengan menggunakan perangkat lunak astronomi yang kini sudah banyak tersedia, bahkan yang bisa diunduh secara gratis.
    "Jadi hisab bukan lagi hal yang rumit, baik untuk menghitung masa lalu maupun masa yang akan datang. Jadi masalahnya adalah menafsirkan garis tanggal itu dan memilih kriteria yang kita gunakan. Karena itulah kriteria seharusnya ditentukan berdasarkan kesepakatan, karena tawaran kriteria astronomi juga beragam," katanya.
    Ia mengatakan, kriteria Wujudul Hilal Muhammadiyah dengan hisab itu telah mengabaikan rukyat yang dasar hukumnya sudah ada dalam agama.(Ant/@cool)
    Komentar
    • Hilal Terlalu Rendah Tak Bisa Dilihat

    Terkini

    Topic Popular