Satelit9.com,Tasikmalaya- Main hakim massa terhadap pelaku kejahatan hingga tewas kembali terjadi di Tasikmalaya. Ya, kawanan spesialis maling hewan ternak dihajar massa. ALhasil, satu orang pelaku terluka parah, yang lainnya meninggal dunia. Kini pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut masih terbaring di Kamar Mayat RSUD Tasikmalaya.
Informasi dihimpun satelit9.com menyebutkan pencurian sapi terjadi di Kampung Kanyere, Cimerak, Ciamis, semalam. Empat pelaku berhasil menyembelih sapi dan memotongnya beberapa bagian tak jauh dari kandang. Lalu daging sapi tersebut diangkut ke mobil minibus. Sial, aksi kawanan ini diketahui warga.
Tapi kawanan berhasil kabur ke arah Cikatomas. Salah seorang warga Cimerak Ciamis kemudian mengontak via telepon warga Cimipir, Cogreg, Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Aa Galing. Ya, dia minta bantuan untuk mencegat kawanan maling yang kabur ke Cikatomas.
Jam menunjuk pukul 03.00 WIB. Aa Galing dibantu puluhan pemuda menghadang laju mobil pelaku. Ugh, dua orang kabur. Sementara dua orang lagi berhasil dibekuk.
Guna proses lebih lanjut, Aa Galing mengontak anggota Polsek Cikatomas. Akhirnya keduanya digelandang menuju Mapolsek. Namun belum sampai ke Mapolsek, puluhan massa malah menyerang dua pelaku yang dibawa polisi. Massa kemudian menghakiminya. Anggota polisi yang jumlahnya terbatas hanya bisa mengamankan satu orang pelaku yang kemudian diamankan ke Mapolsek. Sementara satu orang lagi berkubang darah. Dan sudah menghembuskan napas terakhirnya.(@jaya)
Informasi dihimpun satelit9.com menyebutkan pencurian sapi terjadi di Kampung Kanyere, Cimerak, Ciamis, semalam. Empat pelaku berhasil menyembelih sapi dan memotongnya beberapa bagian tak jauh dari kandang. Lalu daging sapi tersebut diangkut ke mobil minibus. Sial, aksi kawanan ini diketahui warga.
Tapi kawanan berhasil kabur ke arah Cikatomas. Salah seorang warga Cimerak Ciamis kemudian mengontak via telepon warga Cimipir, Cogreg, Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Aa Galing. Ya, dia minta bantuan untuk mencegat kawanan maling yang kabur ke Cikatomas.
Jam menunjuk pukul 03.00 WIB. Aa Galing dibantu puluhan pemuda menghadang laju mobil pelaku. Ugh, dua orang kabur. Sementara dua orang lagi berhasil dibekuk.
Guna proses lebih lanjut, Aa Galing mengontak anggota Polsek Cikatomas. Akhirnya keduanya digelandang menuju Mapolsek. Namun belum sampai ke Mapolsek, puluhan massa malah menyerang dua pelaku yang dibawa polisi. Massa kemudian menghakiminya. Anggota polisi yang jumlahnya terbatas hanya bisa mengamankan satu orang pelaku yang kemudian diamankan ke Mapolsek. Sementara satu orang lagi berkubang darah. Dan sudah menghembuskan napas terakhirnya.(@jaya)
