Satelit9.com,Denpasar - Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Hercules Rozario Marshall menyamakan para koruptor dengan perampok. Bial aparat hukum termasuk KPK tak mampu memberantas korupsi, maka ia akan turun ke jalan menangkap para koruptor.
"Korupsi terjadi hampir di semua lini masyarakat. Para pejabat yang terjerat korupsi melakukan tindakan yang sama dengan merampok dan mencuri. Tetapi mereka dikasih nama spesial, yakni koruptor. Padahal esensinya sama saja, mencuri dan merampok uang rakyat," kata mantan penguasa Tanah Abang ini di Denpasar, Rabu (18/7/2012).
Hercules meminta agar kasus korupsi menjadi fokus utama pemberantasan. Namun sayangnya, lembaga penegak hukum tak selalu memiliki taring untuk menyeret koruptor ke meja hukum.
Hercules mengaku tidak akan ragu umenangkap para koruptor itu. "Kalau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mandul, lembaga penegak hukum lainnya mandul, mari kita tangkap sama-sama (para koruptor)," ucapnya.
Ia melihat hingga hari ini KPK masih ragu dalam menangkap orang-orang yang diduga terlibat korupsi, khususnya dari kalangan elit.
"KPK mandul, Jaksa Agung mandul, seperti kita lihat, hanya pilih kasus saja. Ada oknum ketua umum partai yang sering dan dianggap terlibat dalam kasus korupsi tapi tak tersentuh oleh hukum," ujar Hercules.
Ia menjelaskan bahwa pembentukan GRIB tujuan utamanya untuk menyatukan masyarakat memilih pemimpin bangsa yang bersih dari tindakan korupsi. Oleh karena itu, dia mendukung Prabowo Subianto menjadi kandidat Presiden RI pada Pemilu Presiden 2014.
"Mari pilih pemimpin yang bersih, tegas, dan berwibawa. Pak Prabowo adalah orangnya punya kepedulian, tegas, dan berani. Sosok yang tepat untuk memimpin bangsa," ungkapnya.
Ia meyakini Prabowo tidak akan melakukan korupsi karena memiliki harta yang berlimpah.(ant/@eko)
"Korupsi terjadi hampir di semua lini masyarakat. Para pejabat yang terjerat korupsi melakukan tindakan yang sama dengan merampok dan mencuri. Tetapi mereka dikasih nama spesial, yakni koruptor. Padahal esensinya sama saja, mencuri dan merampok uang rakyat," kata mantan penguasa Tanah Abang ini di Denpasar, Rabu (18/7/2012).
Hercules meminta agar kasus korupsi menjadi fokus utama pemberantasan. Namun sayangnya, lembaga penegak hukum tak selalu memiliki taring untuk menyeret koruptor ke meja hukum.
Hercules mengaku tidak akan ragu umenangkap para koruptor itu. "Kalau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mandul, lembaga penegak hukum lainnya mandul, mari kita tangkap sama-sama (para koruptor)," ucapnya.
Ia melihat hingga hari ini KPK masih ragu dalam menangkap orang-orang yang diduga terlibat korupsi, khususnya dari kalangan elit.
"KPK mandul, Jaksa Agung mandul, seperti kita lihat, hanya pilih kasus saja. Ada oknum ketua umum partai yang sering dan dianggap terlibat dalam kasus korupsi tapi tak tersentuh oleh hukum," ujar Hercules.
Ia menjelaskan bahwa pembentukan GRIB tujuan utamanya untuk menyatukan masyarakat memilih pemimpin bangsa yang bersih dari tindakan korupsi. Oleh karena itu, dia mendukung Prabowo Subianto menjadi kandidat Presiden RI pada Pemilu Presiden 2014.
"Mari pilih pemimpin yang bersih, tegas, dan berwibawa. Pak Prabowo adalah orangnya punya kepedulian, tegas, dan berani. Sosok yang tepat untuk memimpin bangsa," ungkapnya.
Ia meyakini Prabowo tidak akan melakukan korupsi karena memiliki harta yang berlimpah.(ant/@eko)
