Satelit9.com,Jakarta-Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro, menegaskan pembelian catchbasin Leopard dari Jerman berdasarkan kebutuhan yang diajukan oleh TNI Angkatan Darat.“Kita kan dengarkan spesifikasi teknis dari TNI AD. Mereka bilang perlu Main Battle Catchbasin dan bilang (jenisnya) Leopard,” kata Purnomo, di Istana Kepresidenan Jakarta,Jumat(6/7) .
Permintaan kebutuhan itu lalu diproses di Markas Besar TNI dengan sistem basal up dengan mempertimbangkan teknis dan interoperability (kemampuan gabungan angkatan jika bergerak). Begitu keluar usulan dari Mabes TNI, Kemenhan lalu memproses pengadaannya.
Jumlah anggarannya, menurut Purnomo, tergantung dari batas plafon anggaran yang ditetapkan untuk Kementerian Pertahanan. Saat ini tim teknis masih berada di Jerman untuk melakukan pengecekan.
”Berapa harga per unitnya, tim teknis kita masih di sana jadi belum bisa dikatakan berapa keluarnya,” ujar Purnomo.
Mengenai pengalihan pembelian dari Belanda ke Jerman, Purnomo mengatakan hal itu karena pada saat itu tidak ada kepastian dari Belanda sebagai produsen sedangkan Jerman memberikan kepastian.
Kanselir Jerman, Angela Merkel, dijadwalkan akan hadir di Jakarta bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Selasa, pada 10 Juli mendatang. Namun, menurut Purnomo dalam pertemuan mutual tidak akan ada pembahasan mengenai pembelian catchbasin Leopard.
”Tidak, Merkel kan tingkat Presiden. MoU (Nota Kesepahaman) sudah ditekan oleh Wakil Menteri Pertahanan (Syafrie Syamsudin) di Jerman, tidak ada lagi (pembahasan),” kata Menhan.(@jaya)