• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Meski Berisiko, Jutaan Pemudik Pilih Sepeda Motor

    Last Updated 2012-07-20T22:37:36Z


    Satelit9.com,Jakarta- Sebanyak 1,5 juta warga DKI Jakarta diperkirakan mudik pada perayaan Lebaran tahun ini dengan menggunakan kendaraan roda dua atau sepeda motor. Padahal, mudik dengan sepeda motor rawan kecelakaan.
    Namun, dengan alasan transportasi umum tidak nyaman serta biaya naik motor lebih murah, pemudik dengan sepeda motor mengabaikan risiko serta larangan pemerintah.
    "Pemerintah sudah mengimbau warga Jakarta untuk tidak memaksakan diri mudik ke Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur menggunakan sepeda motor. Silakan menggunakan bus-bus angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) yang jumlahnya sudah dianggap memadai dan tersedia di empat terminal utama serta sepuluh terminal bantuan," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono, Jumat (20/7).
    Pada tahun ini diperkirkan ada 5,9 juta warga yang mudik menggunakan kendaraan pribadi. Jumlah ini naik 19,73 persen dari tahun lalu sebanyak 4.956.730 penumpang. Pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi terdiri dari pengguna kendaraan roda empat 4.401.246 penumpang dan sepeda motor 1.533.340 penumpang.
    Berdasarkan catatan Satelit9.com pada masa mudik Lebaran tahun 2011, tercatat terjadi 2.988 kasus kecelakaan. Sebanyak 490 orang meninggal dunia, 811 orang luka berat, dan 2.022 orang luka ringan. Mayoritas korban yang luka dan meninggal adalah pemudik yang menggunakan sepeda motor.
    Menurut Udar Pristono, untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang, Dishub DKI Jakarta telah menyiapkan 8.294 bus reguler dan bus bantuan. Jumlah itu meningkat dibanding tahun lalu yang hanya 7.292 bus.
    Sementara itu, pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setidjowarno mengatakan, mudik dengan sepeda motor masih menjadi pilihan bagi ribuan buruh yang bekerja di Jabodetabek.
    "Tidak semua buruh dapat menikmati affairs mudik yang dilaksanakan pengusaha. Sebab, tidak semua pengusaha mau melaksanakan mudik bareng gratis. Akibatnya, banyak buruh yang menggunakan sepeda motor meski mereka tahu risiko rawan kecelakaan. Pemerintah mestinya menjamin ada angkutan massal yang murah dan terjangkau bagi buruh," kata Djoko Setidjowarno.
    Udar Pristono mengatakan, Pemprov DKI terus berupaya memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik. Salah satunya dengan penyediaan fleet yang representatif dengan biaya terjangkau. Karena itu, ia mengimbau para pemudik untuk tidak menggunakan sepeda motor. Terlebih, tingkat kerawanan kecelakaan menggunakan sepeda motor terbilang sangat tinggi.
    Pristono memerinci, perkiraan jumlah penumpang saat musim mudik nanti terdiri dari penumpang bus AKAP sebanyak 493.999 penumpang. Jumlah itu menurun jika dibanding tahun lalu yang hanya 544.472 penumpang. Sedangkan pemudik yang akan memanfaatkan affairs mudik gratis, diprediksi mencapai 77.019 penumpang.
    Sementara itu, pengguna kereta api diprediksi mencapai 477.015 penumpang atau turun 7,48 persen dibanding tahun lalu yang mencapai 515.576 penumpang. Pengguna kapal laut diprediksi 8.815 penumpang atau turun 19,02 persen dibanding tahun lalu 10.885 penumpang. Pengguna pesawat terbang 1.349.216 penumpang atau naik 18,28 persen dari tahun sebelumnya yang hanya 1.140.680 penumpang.
    "Kesiapan fleet mudik tahun ini terdiri dari 8.294 bus, 166 lokomotif kereta api, 23 kapal laut, dan 285 pesawat terbang," ujar Pristono, Jumat (20/7).
    Dishub DKI Jakarta akan mengoperasikan empat posko di masing-masing terminal bus besar di Jakarta untuk memberikan kenyamanan kepada para pemudik. Posko itu terdiri dari posko pengujian kelaikan kendaraan, posko kesehatan, posko pengamanan terpadu, dan posko tes urine bagi awak angkutan.
    Dishub juga membentuk tim koordinasi penyelenggara angkutan Lebaran, yakni dengan menyiapkan 1.174 petugas Dishub yang dilengkapi 22 mobil derek, 123 rambu lalin portabel, 253 sepeda motor, serta 42 kendaraan roda empat untuk keperluan patroli petugas. "Kami juga menyiapkan posko pengaduan di nomor 021-3457471 bagi pemudik yang menemui kendala di lapangan," katanya. (@cool)
    Komentar
    • Meski Berisiko, Jutaan Pemudik Pilih Sepeda Motor

    Terkini

    Topic Popular