Satelit9.com,Jakarta-Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menegaskan, dirinya tidak tersindir dengan pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mengimbau para menterinya untuk mundur, jika tidak bisa fokus kepada tugas pemerintahan.
Dahlan malah mengatakan senang Presiden menyampaikan pernyataan seperti itu. “Itu keras ya, sangat keras. Tapi saya sangat senang Bapak Presiden sampaikan seperti itu,” kata Dahlan di Istana Negara Jakarta, Kamis (19/7).
Dahlan pun membantah ikut dalam atrium capres 2014. “Nggak kok.. nggak kok... kata siapa? saya mau kerja aja,” ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mempersilahkan para anggota kabinet untuk mengundurkan diri jika tidak bisa memprioritaskan tugas pemerintahan dan lebih mengedepankan tugas politik.
Hal itu diungkapkan SBY saat memberikan pengarahan dalam sidang kabinet paripurna di Jakarta, Kamis (19/7). Presiden mengatakan, setelah Ramadan dan Idul Fitri akan masuk tahun-tahun politik. Bisa diprediksi, situasi di tahun politik akan selalu memanas.
“Wajar, demokrasi begitu. Saudara yang juga tentu berasal dari parpol akan menjalankan tugas-tugas politik, tetapi sekali lagi saya ingatkan jangan tinggalkan tugas utama kita, tugas pokok kita, sumpah kita untuk memperioritaskan tugas-tugas pemerintahan, memprioritaskan tugas-tugas melayani rakyat,” ujarnya kepada para menteri.
Presiden SBY mengajak para menteri bersama-sama seperti tahun 2008 lalu. “Bagi saudara yang memang tidak bisa membagi waktu dan harus menyukseskan tugas politik, dari parpol manapun, saya persilahkan baik-baik untuk mengundurkan diri. Jadi kalau memang tidak bisa bagi tugas begini, dan punya tanggungjawab dan bagaimana kalau tidak tugas di pemerintahan agar bisa tugas di politik, kalau itu memang pilihan dan tujuannya jelas, saya tidak bisa halang-halangi, tidak bisa,” ujarnya.
Tetapi kalau para menteri bisa membagi waktu, SBY akan sangat berterimakasih. Dirinya menginginkan tugas kedepan jajaran kabinet tetap kompak dan menyelesaikan bersama-sama tugas pemerintah, mengatur dan membagi tugas dengan baik.(@kevin)
Dahlan malah mengatakan senang Presiden menyampaikan pernyataan seperti itu. “Itu keras ya, sangat keras. Tapi saya sangat senang Bapak Presiden sampaikan seperti itu,” kata Dahlan di Istana Negara Jakarta, Kamis (19/7).
Dahlan pun membantah ikut dalam atrium capres 2014. “Nggak kok.. nggak kok... kata siapa? saya mau kerja aja,” ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mempersilahkan para anggota kabinet untuk mengundurkan diri jika tidak bisa memprioritaskan tugas pemerintahan dan lebih mengedepankan tugas politik.
Hal itu diungkapkan SBY saat memberikan pengarahan dalam sidang kabinet paripurna di Jakarta, Kamis (19/7). Presiden mengatakan, setelah Ramadan dan Idul Fitri akan masuk tahun-tahun politik. Bisa diprediksi, situasi di tahun politik akan selalu memanas.
“Wajar, demokrasi begitu. Saudara yang juga tentu berasal dari parpol akan menjalankan tugas-tugas politik, tetapi sekali lagi saya ingatkan jangan tinggalkan tugas utama kita, tugas pokok kita, sumpah kita untuk memperioritaskan tugas-tugas pemerintahan, memprioritaskan tugas-tugas melayani rakyat,” ujarnya kepada para menteri.
Presiden SBY mengajak para menteri bersama-sama seperti tahun 2008 lalu. “Bagi saudara yang memang tidak bisa membagi waktu dan harus menyukseskan tugas politik, dari parpol manapun, saya persilahkan baik-baik untuk mengundurkan diri. Jadi kalau memang tidak bisa bagi tugas begini, dan punya tanggungjawab dan bagaimana kalau tidak tugas di pemerintahan agar bisa tugas di politik, kalau itu memang pilihan dan tujuannya jelas, saya tidak bisa halang-halangi, tidak bisa,” ujarnya.
Tetapi kalau para menteri bisa membagi waktu, SBY akan sangat berterimakasih. Dirinya menginginkan tugas kedepan jajaran kabinet tetap kompak dan menyelesaikan bersama-sama tugas pemerintah, mengatur dan membagi tugas dengan baik.(@kevin)
