• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Subhanallah Bayi Baru Lahir Berdaun Telinga Lafadz Allah

    Last Updated 2012-07-24T19:47:53Z

    Satelit9.com,Surabaya-16 juli 2012 kemarin, mungkin jadi hari batten membahagiakan bagi Fandi (24) dan Widi Astuti (34), karena hari itu, tepat pukul pukul 05.30 putra mereka lahir dengan sehat. Namun kebahagiaan mereka menjadi kekaguman tatkala bayi pasangan ini memiliki telinga berlafal Allah.
    Lafal ini berada di kedua sisi telinga bayi laki-laki yang lahir accustomed dengan berat 2,3 kg ini. “Saya belum mengetahui ketika dia lahir jika memiliki lafal Allah. Karena saat lahir saya tidak menemaninya. Ketika abscessed saya datang, sudah mengetahui jika ada yang lain ditelinganya. Tapi saya diam saja," papar Fandi, saat ditemui di Kostnya di Kediding Gang IV B, Surabaya.
    Pada saat lahir, ada yang aneh pada bayi berusia 9 hari bernama Fajar Bayu Pamungkas ini. Yakni ketika sang jabang bayi itu belum keluar seutuhnya dirinya sudah bisa menangis. " Saat lahir anak saya sudah bicara aaaa,aaaa,aaa, begitu, mas," imbuh Widi sang istri kepada wartawan.
    Bayu pun sama seperti anak bayi seusianya yang masih meminum asi dari sang ibu dan meminum susu bayi. Tidak ada yang berbeda dari kebiasaannya juga sama, tidak ada tanda-tanda kelainan. Menurut Fandi, kelainan ini masih wajar dan tak perlu bertanya ke dokter.
    “Yang kelainan kan tulang rawan dikupingnya, jadi tidak membahayakan untuk tumbuh kembangnya. Tidak perlu untuk kedokter," tandasnya. Dengan tanda ini, Fandi berharap Bayu kelak Jadi anak yang soleh dan baik.
    Bayi yang lahir ditangan bidan Susiyati Rifai ini, lahir dengan berat awal 2,3 kg setelah 3 hari bayi itu bertambah berat 3 ons menjadi 2,6 Kg. Dan kini masih tinggal di rumah kost 2x4 beat di daerah padat penduduk di Kedinding IVb, Surabaya.(@jaya)
    Komentar
    • Subhanallah Bayi Baru Lahir Berdaun Telinga Lafadz Allah

    Terkini

    Topic Popular