Satelit9.com, Makassar - Rumah jabatan Kepala Polda Sulawesi Selatan dan Barat di Jalan Mappaoddang, Kecamatan Tamalate, Makassar, diseruduk truk berroda 10 pengangkut pasir batu, Jumat, 20 Juli, pukul 19.00 waktu Indonesia tengah. Akibatnya, pagar rumah dinas pimpinan kepolisian yang membawahi dua provinsi di Sulawesi itu pun rusak. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.Hingga, Sabtu, pukul 00.30 Wita, kepolisian masih berupaya mengevakuasi truk. Polisi lalu lintas juga masih mengalihkan arus kendaraan yang hendak melintas di depan rumah kepala kepolisian. Penutupan jalan akan dilakukan hingga proses evakuasi selesai.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar, Ajun Komisaris Besar Lafri mengatakan, sopir truk bernama Mansur, 46 tahun, sudah diamankan. Polisi akan memeriksa dan memproses pelanggaran sopir truk dengan nomor polisi DD 9999 JL itu. Apalagi, warga Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros tersebut melintas di wilayah larangan bagi truk. "Akan kami proses karena sudah melakukan pelanggaran," katanya, Sabtu, 21 Juli dinihari.
Kronologi kejadian, Mansur menepi di lokasi kejadian. Dia meminta rekannya yang juga mengemudikan truk tepat di belakangnya menjadi penunjuk jalan. Rencananya, muatan truk akan dibawa ke wilayah Tanjung Bunga, Makassar dari Kabupaten Gowa.
Untuk memudahkan rekannya melintas, Masur menepikan kendaraannya. Tak disadarinya, lokasi parkir truknya tidak tepat lantaran berada di atas blueprint beton penutup selekon jalan. Seketika itu, ban truk yang dikendarai Mansur terperosot setelah beton penutup jalan terlebih dulu hancur.
Truk langsung oleng ke kiri dan mengenai pagar rumah dinas kepala polda. Mansur panik dan hendak kabur. Namun, usahanya gagal karena petugas lebih sigap, dan langsung mengamankannya. Pengemudi truk dalam keadaan sadar dan tidak dibawah pengaruh alkohol(@kevin)