Satelit9.com,Jakarta-Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menyatakan dukungan untuk dikeluarkannya panduan penggunaan media sosial bagi jurnalis yang dikeluarkan oleh kantor media, terutama menjelang pemilihan umum dan pemilihan presiden 2014.“Meskipun Pemilu 2014 masih dua tahun lagi, pengaturan tentang media sosial dan peran jurnalis profesional terkait isu-isu pemilu sudah saatnya diintrodusir,” ujar Ketua AJI, Eko Maryadi, Minggu malam(12/8).
Panduan penggunaan media sosial seperti yang dikeluarkan oleh kantor berita internasional Associated Press (AP), merupakan sebuah terobosan, karena pengaturan penggunaan media sosial untuk berita saat ini menjadi semakin penting dengan semakin menguatnya jurnalisme warga.
AP mengeluarkan revisi pedoman penggunaan media sosial, seperti Twitter dan Facebook, bagi karyawannya pada akhir Juli lalu yang isinya antara lain mendorong stafnya untuk aktif dalam situs jejaring sosial namun juga harus menjunjung nilai dasar AP, yaitu karyawannya tidak boleh mengungkapkan pendapat pribadinya untuk suatu isu kontroversial yang sedang hangat menjadi pembicaraan.
“AJI mengharapkan tiap kantor media membuat panduan sendiri atau yang mirip AP terkait penggunaan media sosial untuk bahan pemberitaan. Beberapa isu krusial untuk diatur dalam panduan itu misalnya soal cheep berbayar dan verifikasi informasi yang dilansir media sosial,” kata Eko.(@didik)