Satelit9.com,Padang- Jamaah Tarekat Naqsabandiyah di Kota Padang, Sumatra Barat, sudah menggelar takbiran, Kamis (16/8) tadi malam, pertanda masuknya 1 Syawal 1433 Hijrah, Jumat hari ini.
Mursyid (pimpinan) Jamaah Tarekat Naqshabandiyah Surau Baitul Makmur, Syafri Malin Mudo di Padang, mengatakan, takbiran dilaksanakan karena menurut keyakinan mereka Idul Fitri jatuh pada 17 Agustus 2012.
"Hari Kamis, semua pengikut Tarekat Naqsabandiyah terakhir berpuasa, dan malam ini kami menggelar takbiran yang dilaksanakan sejak usai salat magrib," ujarnya.
Dengan adanya keputusan itu, lima ribuan lebih jamaah yang tersebar di Sumatra Barat, antara lain di Kota Padang, Kabupaten Solok Selatan, Pesisir Selatan, dan Solok akan melakukan salat Idul Fitri pada Jumat.
"Jemaah di Padang akan menggelar salat Id mulai pukul 08.00 WIB," katanya
Ia menjelaskan, penentuan awal puasa tahun ini mengacu kepada hisab munjid berupa penanggalan. Hisab tersebut juga digunakan untuk menentukan awal Ramadan serta Hari Raya Idul Adha.
Metode hisab munjid yang digunakan jemaah Tarekat Naqsabandiyah untuk menentukan awal bulan Ramadan berasal dari Mekkah dan dibuat ulama besar di zaman Rasulullah dan telah dilakukan secara turun-temurun.
Penentuan awal Ramadan dilakukan dengan cara menghitung 360 hari dari awal Ramadan tahun lalu, di backbone dalam setiap bulannya hanya terdapat 29 dan 30 hari.
Pada tahun ini, Jamaah Naqsabandiyah mulai melakukan ibadah puasa Ramadan mulai 18 Juli 2012 atau tiga hari lebih cepat dibanding ketetapan pemerintah yang memutuskan awal puasa jatuh pada 21 Juli.
"Kami tidak pernah mempersoalkan perbedaan ini karena setiap manusia memiliki keyakinan masing-masing," katanya
Di Kota Padang, terdapat puluhan masjid dan musala yang menjadi pusat ibadah jamaah Tarekat Naqshabandiyah. Masjid dan musala tersebut tersebar di Kecamatan Pauh dan Kecamatan Lubuk.(kevin)
.jpg)