Satelit9.com,Garut-Belasan siswa SMP dan SMA di Kabupaten Garut, Jawa Barat, terjatuh ke Sungai Depok, di Desa Depo, Kecamatan Cisompet, setelah jembatan pengubung desa dan kecamatan ambruk, Selasa (28/8). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ambruknya jembatan semi permanen ini. Namun,
lima siswa masih dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Garut karena mengalami luka yang cukup parah di kepala. Mereka juga mengalami luka-luka akibat terbentur batu-batuan sungai.
Kapolres Garut Ajun Komisaris Besar Enjang Hasan Kurnia mengatakan saat itu belasan siswa SMP dan SMA tengah dalam perjalanan menuju sekolahnya masing-masing. Malangnya, jembatan tersebut roboh karena rapuh di bagian ujung pondasinya. Akibatnya, lima siswa yang sedang melintas terjun bebas ke dasar sungai.
"Kami sudah melihat para korban, kelimanya mengalami luka berat. Sedang yang lainnya hanya dirawat di Puskesmas terdekat, dan sebagian di antaranya sudah diperbolehkan pulang. Mereka syok dan sudah dikembalikan kepada orang tuanya," ujarnya.
Menurut petugas kecamatan setempat, Enjang, jembatan gantung tersebut memiliki panjang 35 beat dan lebar 1 meter. Kondisinya memang sudah rusak akibat diterjang banjir bandang tahun 2010.
"Dulu memang sempat diperbaiki warga, namun kekuatannya terbatas sehingga rapuh, saat dilewati siswa jembatan tersebut ambruk," ungkapnya.
Enjang mengatakan untuk sementara pihaknya sudah mengerahkan puluhan anggota Dalmas Polres Garut untuk membuat jembatan darurat agar warga bisa melewati jembatan tersebut.
"Memang akses jalan itu, hanya satu-satunya yang bisa dilewati warga sehingga kami akan segera membangun jembatan darurat," tuturnya.(@Deva)