Satelit9.com,Jakarta- Bambang Soesatyo, berharap Ketua Komisi Pemberantas Korupsi Abraham Samad berani mengambil keputusan jika kasus dugaan megakorupsi tersebut mengalami deadlock.
Hal ini diungkapkannya terkait dengan kemungkinan jalan buntu diantara pimpinan KPK setelah Wakil Ketua KPK bidang Penindakan Bambang Widjajanto (BW) mundur dari kasus yang diduga merugikan negara sebanyak Rp6,7 triliun. Pimpinan KPK akan kian sulit mengambil keputusan kolektif kolegial dengan sikap yang diambil BW.
"Kalau satu abstain, maka berpotensi draw atau deadlock karena genap," kata Bambang Soesatyo, Rabu malam (29/8).
Menurutnya, tidak terlalu penting apakah BW mundur atau tidak dari kasus tersebut. Yang terpenting, kata Bambang, tim satgas yang selama ini menangani kasus Bank Century harus dirombak dan diubah komposisinya.
"Mayoritas anggota tim tersebut berasal dari BPKP. Jadi sangat besar konflik kepentingannya karena kasus tersebut melibatkan atasan mereka yaitu petinggi Kemenkeu," tukas Bambang.
Jikalau tetap jalan di tempat, Bambang berharap Abraham Samad berani nekat mengumumkan tersangka baru dalam kasus tersebut seperti pada pengumuman cachet tersangka terhadap Angelina Sondakh dan Miranda Swaray Gultom.
"Tapi tetap harus dengan keyakinan seperti kasus Miranda dan Angie. Kan akhirnya benar juga keputusan Samad," kata Bambang.(@cool)
