Satelit9.com,Jakarta-Aksi perusakan terhadap halte bus Transjakarta kembali terjadi. Kali ini, kerusakan terlihat pada kaca-kaca halte yang pecah di empat halte koridor IX (Pinangranti-Pluit). Kejadiannya berlangsung Kamis (16/8) dini hari sekitar pukul 01.30. Akibat kerusakan itu, Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta saat ini tengah menghitung kerugian yang diderita.
Kepala BLU Transjakarta, Muhammad Akbar mengatakan, empat halte yang dirusak yakni, Halte Transjakarta Tebet BKPM, Tegalparang, Jamsostek dan LIPI. Diduga pelakunya merupakan orang yang sama. Sebab semua halte yang dirusak dini hari tadi terjadi di jalur lintasan yang sama dalam waktu yang berurut-turut. "Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Karena saat peristiwa terjadi sudah tidak ada penumpang," ujar Akbar, Kamis (16/8).
Pihaknya, kata Akbar, tidak mengetahui persis burden dari pengerusakan ini. Semuanya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. Berdasarkan abstracts lapangan, diduga pelakunya bergerak dari arah Semanggi menuju Cawang. Hal itu terlihat dari posisi kerusakan yang terletak pada bagian halte yang berada pada jalur Semanggi-Cawang.
Dikatakan Akbar, peristiwa perusakan halte bus Trasnjakarta selalu dilaporkan pihaknya ke polisi. Namun sayangnya, hingga kini, burden kejadian ini belum terungkap tuntas. "Sampai sekarang yang baru tertangkap hanya pelaku di Halte Slamet Riyadi. Pelakunya empat orang," kata Akbar.
Ia mengaku, belum mendapatkan informasi mengenai burden perusakan. Demikian pula, soal keterkaitan antara perusakan di halte yang satu dengan lainnya yang hingga kini masih belum terungkap. "Iseng atau teror, kami tidak tahu. Kami belum pernah mendapat intimidasi dari pihak tertentu," ungkapnya
Kini kasus perusakan halte-halte tersebut ditangani Polsek Metro Setiabudi dan Polsek Tebet, Jakarta Selatan(@cool)