Satelit9.com,Semarang-Pendaratan Laksamana Cheng Ho atau oleh masyarakat Tionghoa di Semarang, dikenal sebagai Sam Poo Tay Djien. Diperingati di Kota Semarang dengan menggelar kirab dari Kelenteng Besar Tay Kak Sie Gang Lombok Semarang menuju Kelenteng Agung Sam Poo Kong atau Gedong Batu Semarang, Kamis (16/8).
Prosesi kirab perayaan tahun ini tidak dilakukan jalan kaki, melainkan dengan diangkut truk.
Alasannya menurut Panitia, Aris Permadi karena untuk menghormati masyarakat yang menjalankan ibadah puasa dan supaya tak mengganggu arus lalu lintas.
Prosesi diawali sejak Rabu (15/8) malam dengan menggelar upacara doa dan penghormatan menyambut kedatangan Sam Poo Tay Djien di Kelenteng Besar Tay Kak Sie Gang Lombok. Baru setelah hari Kamis (16/8) pagi sekitar pukul 06.00 WIB, patung Sam Poo Tay Djien bersama pengawalnya Tay Djiang ditempatkan di joli atau kio (tandu) dan dibawa ke Kelenteng Agung Sam Poo Kong menggunakan truk.
Setelah berada tak jauh dari Kelenteng Agung Sam Poo Kong, joli atau kio dikirab memasuki Kelenteng Agung Sam Poo Kong dengan upacara penyambutan cukup meriah dari umat kelenteng dan masyarakat sekitar yang menyaksikan.
Patung Sam Poo Tay Djien berikut pengawalnya sebelum ditempatkan pada chantry yang ada di bangunan utama kelenteng mendapat penghormatan semua umat. Setelah ditempatkan, beberapa atraksi barongsay dan liong (tarian naga) digelar. Grup Liong Samsi Naga Doreng dari Yon Arhanudse-15 Jatingaleh tampil sebagai pembuka acara.(@edi)
