Satelit9.com,Banjarnegara-Ratusan warga Desa Suberejo, Batur sejak Minggu (26/8) pagi naik ke gunung Petarangan berupaya memadamkan api secara chiral yang membakar kawasan Gunung Petarangan di sisi atas Kecamatan Batur, Dieng, Banjarnegara. Mereka juga melokalisir api agar tidak meluas dan merambat ke pemukiman penduduk yang jaraknya sekitar 6 km dari lokasi kebakaran.
Samsul Hadi (40) salah satu warga mengatakan, ia dan beberapa tetangga yang lain tergerak untuk melakukan pemadaman massal karena berkepentingan dengan sumber air dari kaki gunung Petarangan. "Ratusan warga mengandalkan sumber air bersih dari gunung ini. Kami merasa wajib ikut menyelamatkan hutan," katanya disela pemadaman, Minggu (26/8).
Kades Sumberejo, Ibrahim, mengatakan, selain menjadi sumber air bersih, para warga memiliki komitmen untuk selalu menjaga hutan, karena gunung Petarangan yang berada di sisi atas pemukiman akan berpotensi longsor jika sampai rusak. Begitu terlihat kobaran api di gunung Petarangan Sabtu malam, para warga langsung tergerak untuk masuk hutan. "Namun kami larang dan ditunda sampai Sabtu pagi, karena medannya berbahaya," katanya.
Sementara itu Kepala RPH Batur, Samsuri, mengatakan, upaya pemadaman api akan dilanjutkan Senin pagi ini dengan mengerahkan kekuatan yang lebih besar. "Upaya pemadaman dihentikan Minggu siang, karena kabut tebal. Para warga bersama TNI,Brigade Bencana Dieng turun, atas pertimbangan keselamatan," ujarnya.(@cool)
.jpg)