Satelit9.com,Purwokerto-Mulai Rabu (15/8) truk-truk tidak boleh beroperasi di jalur selatan Jawa Tengah demi kelancaran arus mudik Lebaran. Truk baru boleh beroperasi lagi pada H+4 Lebaran.Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) bakal bekerja sama dengan kepolisian untuk menilang truk yang masih nekad beroperasi.
Kepala Dishubkominfo Jateng Unit Pelayanan Perhubungan (UPP) Kabupaten Banyumas Danang Tridjoko mengatakan larangan beroperasi bagi truk dan kendaraan berat lainnya yang dimulai Rabu jatuh pada H-4 Lebaran. "Larangan operasi truk akan berlangsung sampai H+4 Lebaran mendatang. Jika masih ditemukan truk yang nekad beroperasi, maka kami akan bekerja sama dengan kepolisian untuk menindaknya dengan menilang," kata Danang, Selasa 914/8).
Ia menjelaskan, dua jembatan timbang yang menjadi kewenangannya, yakni jembatan timbang Ajibarang dan Wanareja, juga telah ditutup sejak H-9 hingga H+7 mendatang. "Jembatan timbang tersebut diubah fungsinya menjadi blow area. Sehingga para pemudik yang kelelahan bisa beristirahat di jembatan timbang," jelasnya. (@cool)