Satelit9.com,Jakarta- Pimpinan KPK akan kembali bertemu dengan Kapolri Jenderal Timur Pradopo. Pertemuan itu akan membahas mengenai penanganan kasus actor SIM di Korlantas yang ditangani dua belah pihak dan menimbulkan persoalan.
"Rencananya Senin ini. Kita, para pimpinan KPK akan melakukan koordinasi bertemu dengan Kapolri," kata Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja di Jakarta, Senin (6/8/2012).
Namun, Adnan tak menyebut lokasi pertemuan. Ia hanya menjelaskan bahwa pertemuan itu akan membahas segala permasalahan dan perbedaan pendapat antara KPK dan Polri soal penanganan kasus actor SIM di Korlantas.
"Ya itu, masalah-masalah perbedaan pendapat. Kan kalau tidak salah, Menkopolhukam bilang kemarin jangan sampai terjadi konflik antara KPK dan Polri. Jadi, dengan adanya pertemuan antara pimpinan KPK dan Kapolri, ada yang perlu disamakan dan dibulatkan," kata mantan sekretaris Kompolnas ini.
Rebutan perkara antara KPK dan Polri ini terjadi setelah pihak Polri menetapkan lima orang tersangka yakni AKBP Teddy Rusmawan sebagai ketua pengadaan, Kompol Legino saat ini menjabat sebagai Bendahara Satuan Korlantas, Wakorlantas Brigjen Didik Purnomo, dan pihak swasta yakni Sukotjo Bambang, serta Budi Santoso. Tiga nama terakhir itu, juga telah ditetapkan KPK sebagai tersangka.
Selain tiga nama tersebut yang 'tersangka bersama', KPK juga telah menetapkan mantan Korlanta Irjen Djoko Susilo sebagai tersangka. Situasi persaingan KPK dan Polri semakin panas setelah pihak kepolisian merasa keberatan dengan penggeledahan yang dilakukan KPK di kantor Korlantas pada Senin (30/7) lalu. Selain sempat menahan barang bukti dan penyidik KPK, pihak Polri juga sampai sekarang mengirimkan personil khusus guna menjaga barang bukti yang ada di kantor KPK.(@cool)
