Satelit9.com. Jakarta- Rhoma Irama membantah jika isu SARA dalam ceramahnya di Masjid Al Isra, Tanjungduren, Jakarta barat, beberapa waktu silam, untuk menyudutkan salah satu calon gubernur yang maju dalam putaran dua Pemilu Kada DKI Jakarta. Rhoma menegaskan dirinya tak salah menyampaikan ceramah itu.
kepada Satelit9.com pada Sabtu (4/8) siang, Rhoma mengatakan ceramahnya wajib disampaikan dan Suku RAS dan Agama (SARA) yang dia lontarkan bersifat transparan. Tak menyudutkan siapapun. Lagipula penyampaiannya didasarkan pada agama.
Mengenai ketidakhadiran Rhoma atas undangan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) pada Jumat kemarin, Rhoma beralasan tidak bisa hadir karena sibuk. Namun Raja Dangdut itu mengaku siap datang ke Panwaslu pada Senin depan.(Agus Suci Iswahyudi)
