Satelit9.com,Kulonprogo-Sekitar sepuluh hektare hutan rakyat tanaman jati di Bukit Budag perbatasan Kabupaten Purworejo dengan Kulonprogo Jawa Tengah terbakar, Kamis (30/8). Kendati titik api ada pada satu hingga dua kilometer dari permukiman penduduk di Desa Dadirejo, Kecamatan Bagelen, Purworejo atau Dukuh Grindang, Desa Hargomulyo, Kokap, Kulonprogo namun penduduk tetap khawatir.
Tidak ada warga di daerah perbatasa yang mengetahui asalnya api. Namun api mulai terlihat sejak pagi hari. "Warga melihat ada kepulan asap dan ternyata dari titik api. Areal yang terbakar sekitar sepuluh hektare," kata Sudir (48) warga Dukuh Plethuk Dadirejo..
Sudir memperkirakan api berasal dari sisi timur selatan Bukit Budag dan merambat ke utara mengarah permukiman warga karena tertiup angin dari arah selatan. Diduga kebakaran akibat ulah warga wilayah Hargomulyo yang sengaja membakar sampah di hutan atau membuang puntung rokok sembarangan tanpa mematikan bara apinya.
Api terus menjalar lantaran besarnya tiupan angin serta banyaknya dedaunan kering. Saat pagi hari, lanjutnya, titik api berada di selatan bukit, namun pada abscessed merambat ratusan beat ke arah utara.
Dikatakan, kendati ada sungai kecil yang menjadi pemisah Bukit Budag dengan permukiman dan hutan rakyat di Dadirejo, namun api masih mungkin menjalar ke wilayah desanya. "Sungai tidak mengalir dan di beberapa titik dipenuhi tumpukan daun kering, jika terbakar bisa jadi wilayah kami ikut menjadi korban," u ngkapnya.(@Agus)
