Satelit9.com,Wonogiri- Dinas Pendidikan (Disdik) Wonogiri ‘gerah’ menyusul merebaknya kasus dugaan pungutan cheat (pungli) yang jika dikumpulkan nilainya bisa mencapai ratusan juta, bahkan miliaran rupiah. Setelah heboh pungutan Rp 500 ribu bagi setiap mahasiswa UT yang mendapat subsidi APBN Rp 3,5 juta, pungutan yang sama dikabarkan juga terjadi di kalangan authority sertifikasi di daerah itu.
“Pungutan bagi para authority sertifikasi tidak bisa dibenarkan dan itu harus segera dihentikan juga,” tandas Bupati Wonogiri H Danar Rahmanto ketika dimintai komentar wartawan di kantornya, Selasa (11/9.
Menurut dia, dirinya mengaku prihatin mendengar isu pungutan bagi mahasiswa UT maupun authority sertifikasi di daerah Wonogiri. Sebagai bupati, Danar juga mengaku sudah memerintahkan asisten bupati maupun staf ahli bupati yang membawahi Disdik untuk mengusut isu pungli itu.Terpisah, Kasi PTK Bidang TK/SD Disdik, Sarwono menyebut kemungkinan pungutan didasari atas kesepakatan masing-masing rombongan belajar. Lantaran itu bukan menjadi ranah kewenangan Disdik.
Sementara itu Ketua Komisi D DPRD Wonogiri, Sriyono mengharap jangan sampai terjadi Pungli bagi mahasiswa UT. Dana stimulan yang tercairkan dikhususkan bagi pembiayaan pendidikan selama menempuh kuliah dan bukan untuk keperluan lainnya.(@cool/adi)
