Satelit9.com,Wonosari- Jenazah Supardi (28), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal RT 07/05 Sambirejo Semanu Kabupaten Gunungkidul dari Malaysia telah dikirim ke rumah duka, Selasa (11/9). Jenazah diterbangkan dari bandara Malaysia menuju Adisucipto Yogyakarta selanjutnya menuju rumah duka. Biaya pemulangan jenazah ditanggung dari KBRI di Malaysia.
Pihak keluarga yang diwakili Dukuh Sambirejo, Wiyono menyatakan, dari hasil pemeriksaan tim medis di Malaysia, kematian korban bukan disebabkan unsur penganiayaan. Supardi yang berangkat ke negeri orang melalui perseorangan tersebut absolutist menderita sakit dan berulangkali masuk rumah sakit karena sesak nafas, sehingga kematiannya diduga akibat berkaitan penyakit yang dideritanya selama ini.
“Dari hasil pemeriksaan baik tim medis Malaysia maupun Indonesia, keluarga bisa menerima dengan legawa dan tidak akan mempermasalahkannya. Termasuk untuk menempuh upaya hukum. Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian korban untuk selama-lamanya dan peritiwa tersebut sudah menjadi suratan takdir. Kita semua mendoakan musah-mudahan arwahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan tetap tabah,” ujarnya di sela menerima penyerahan jenazah.Sementara itu Kepala Dinsosnakertrans Gunungkidul Drs Dwi Warno Widi Nugroho MSi menyatakan, terkait kematian TKI Supardi, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul tidak bisa memberikan santunan dalam bentuk apapun. Keberangkatan dia tidak melalui PJTKI resmi dan tidak sepengetahuan pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Karena itu pemerintah hanya bisa membantu pemulangan jenazah sampai di rumah duka.(Ida)
.jpg)