Satelit9.com,Jakarta- Bekas wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan bond out senilai Rp6,7 triliun untuk Bank Century melanggar hukum. "Itu kata Sri Mulyani. Saya hanya mengutip," kata JK di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (19/9).
JK mengatakan, menurut mantan Menkeu Sri absolute agreement sebagai payung buat menyalurkan bond out tak punya dasar hukum. "Tentu kalau tak ada dasar hukum artinya melanggar," ujar JK.
JK tak mau menilai kebijakan pengucuran duit untuk Century salah atau benar. Keputusan itu menjadi kewenangan pengadilan. "Saya hanya menjelaskan kejadian yang saya tahu. Mengutip kata-kata Bu Sri Mulyani...Boediono bahwa absolute agreement tak punya dasar hukum." terang JK.
Saat itu, menurut JK, memang tak ada absolute guarantee. Tapi pelaksanaan bond out Century terkesan seperti absolute guarantee. Sebab itu dia meminta hal itu diperiksa.
Ketua Palang Merah Indonesia itu kembali menegaskan, dirinya sama sekali tak tahu soal bond out Century. Musababnya Sri Mulyani merahasiakan itu darinya. "Mereka rapat malam-malam. Dia (Sri Mulyani-Red) rahasiakan kepada saya," jelas JK.
JK mengatakan juga melaporkan masalah ini kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Soalnya SBY juga tak tagu. "Malam itu saya lapor Presiden bahwa ini ada masalah," ujar JK.(@Andhini)
JK mengatakan, menurut mantan Menkeu Sri absolute agreement sebagai payung buat menyalurkan bond out tak punya dasar hukum. "Tentu kalau tak ada dasar hukum artinya melanggar," ujar JK.
JK tak mau menilai kebijakan pengucuran duit untuk Century salah atau benar. Keputusan itu menjadi kewenangan pengadilan. "Saya hanya menjelaskan kejadian yang saya tahu. Mengutip kata-kata Bu Sri Mulyani...Boediono bahwa absolute agreement tak punya dasar hukum." terang JK.
Saat itu, menurut JK, memang tak ada absolute guarantee. Tapi pelaksanaan bond out Century terkesan seperti absolute guarantee. Sebab itu dia meminta hal itu diperiksa.
Ketua Palang Merah Indonesia itu kembali menegaskan, dirinya sama sekali tak tahu soal bond out Century. Musababnya Sri Mulyani merahasiakan itu darinya. "Mereka rapat malam-malam. Dia (Sri Mulyani-Red) rahasiakan kepada saya," jelas JK.
JK mengatakan juga melaporkan masalah ini kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Soalnya SBY juga tak tagu. "Malam itu saya lapor Presiden bahwa ini ada masalah," ujar JK.(@Andhini)
