Satelit9.com,Jakarta- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegur Sekretaris Militer karena keterlambatan keberangkatan pesawat Garuda Indonesia dari Halim Perdanakusumah ke Pekanbaru, Riau, Selasa (11/9). Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono serta rombongan terbang ke Pekanbaru untuk membuka Pekan Olah Raga Nasional (PON) ke-XVIII.
Beberapa saat sebelum menaiki pesawat kepresidenan Boeing 737 - 800, kekecewaan bahkan kekesalan terlihat di wajah Presiden SBY. Presiden bahkan menghentikan langkahnya, dan memanggil Sesmil Hadian Suminta Atmaja. Presiden terlihat marah dan mengangkat-angkat tangan. Sementara Ibu Negara Ani Yudhoyono pun terlihat menegur Sesmil.
Setelah masuk di dalam pesawat, Presiden pun kembali memanggil staf-nya. Ia memerintahkan stafnya memanggil kembali Sesmil.
Kemarahan Presiden SBY itu diduga kuat karena keterlambatan keberangkatan pesawat kepresidenan. Memang tidak seperti biasanya, keberangkatan pesawat kepresidenan tidak tepat waktu. Pesawat yang semula dijadwalkan abandonment pukul 10.00 WIB, molor 40 menit.
Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha menyatakan keterlambatan penerbangan karena Presiden menggelar rapat terlebih dahulu di Halim Perdanakusumah.
Sementara itu Sesmil Hadian Suminta membantah jika dirinya dimarahi Presiden. Menurut Hadian, Presiden tidak menegurnya, melainkan hanya memanggil dan bertanya terkait pergantian about-face ajudan.(@adi)
Beberapa saat sebelum menaiki pesawat kepresidenan Boeing 737 - 800, kekecewaan bahkan kekesalan terlihat di wajah Presiden SBY. Presiden bahkan menghentikan langkahnya, dan memanggil Sesmil Hadian Suminta Atmaja. Presiden terlihat marah dan mengangkat-angkat tangan. Sementara Ibu Negara Ani Yudhoyono pun terlihat menegur Sesmil.
Setelah masuk di dalam pesawat, Presiden pun kembali memanggil staf-nya. Ia memerintahkan stafnya memanggil kembali Sesmil.
Kemarahan Presiden SBY itu diduga kuat karena keterlambatan keberangkatan pesawat kepresidenan. Memang tidak seperti biasanya, keberangkatan pesawat kepresidenan tidak tepat waktu. Pesawat yang semula dijadwalkan abandonment pukul 10.00 WIB, molor 40 menit.
Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha menyatakan keterlambatan penerbangan karena Presiden menggelar rapat terlebih dahulu di Halim Perdanakusumah.
Sementara itu Sesmil Hadian Suminta membantah jika dirinya dimarahi Presiden. Menurut Hadian, Presiden tidak menegurnya, melainkan hanya memanggil dan bertanya terkait pergantian about-face ajudan.(@adi)
