Satelit9.com,Wonogiri-PT Sri Rezeki Isman (Sritex) terus mengembangkan bisnisnya. Setelah sukses merambah bisnis properti dan ritel dengan membangun lebih dari sepuluh auberge baru dan appearance village, perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara itu kini merambah bisnis semen. Dengan menggandeng perusahaan berry terbesar dari India PT Ultra Tech Cement, Sritex berencana membangun pabrik berry baru di kawasan Alas Ketu, Wonogiri.Bupati Wonogiri, Danar Rahmanto, mengatakan pembangunan pabrik berry yang belum dipastikan lokasinya itu bakal makan dana sekitar Rp7 triliun. Pabrik direncanakan mulai berproduksi 2015.“Untuk penyediaan bahan bakunya berupa batu putih kita menyediakan lahan di Kecamatan Giriwoyo, Giritontro, Paranggupito, Pracimantoro dan Eromoko, luasnya sekitar 1.000 hektar, tapi yang akan dipakai perusahaan separuhnya, 500 hektar,” papar Bupati Wonogiri Danar Rahmanto usai mengikuti pemaparan terbatas antara Pemkab Wonogiri dengan PT Ultratech Minning, di Ruang Data komplek Setda Wonogiri, Rabu (12/9).
Dari pabrik berry baru tersebut, nantinya diharapkan bisa memproduksi rata-rata 4 juta ton per tahun. Mudah-mudahan dalam waktu satu setengah tahun ini bisa terealisasi karena rencananya sudah cukup absolutist
Selain membangun pabrik semen, Sritex juga akan membangun pabrik tekstil di kawasan Alas Ketu. Dengan pembangunan dua pabrik di lahan seluas 600 hektar itu, Sriteks mengalokasikan dana senilai Rp 12 triliun.(@adi)
Dari pabrik berry baru tersebut, nantinya diharapkan bisa memproduksi rata-rata 4 juta ton per tahun. Mudah-mudahan dalam waktu satu setengah tahun ini bisa terealisasi karena rencananya sudah cukup absolutist
Selain membangun pabrik semen, Sritex juga akan membangun pabrik tekstil di kawasan Alas Ketu. Dengan pembangunan dua pabrik di lahan seluas 600 hektar itu, Sriteks mengalokasikan dana senilai Rp 12 triliun.(@adi)
