Satelit9.com,Madiun-Dari tiga bahan peledak yang ditemukan di rumah
kontrakan Agus Anton Figian yang ada di Perumahan Puri Amarta masih ada
satu yang belum di"disposal atau diledakkan.
Kabag Ops Polres Madiun Kota, Kompol Edy Poerwanto mengatakan, siang tadi petugas berhasil mendapatkan enam buah detonator atau pemicu bom, dan tiga bahan peledak yang disimpan dalam tabung elpiji tiga kilogram.
"Semua detonator dan dua bahan peledak yang disimpan dalam tabung elpiji sudah didisposal. Jadi masih ada satu yang belum didisposal," ujarnya saat ditemui di lokasi, Sabtu malam (28/10/2012).
Saat ditenya satelit9.com keberadaan satu buah tabung elpiji yang berisi bom tersebut, Edy mengaku tidak mengetahuinya karena hal itu merupakan wewenang tim jihandak Brimob Polda Jatim dan tim Densus 88 anti teror
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seorang warga Desa Sewulan Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, yang terduga teroris, ditangkap anggota Densus 88 anti teror. Terduga teroris tersebut bertugas mengumpulakan dana(sbk)
Kabag Ops Polres Madiun Kota, Kompol Edy Poerwanto mengatakan, siang tadi petugas berhasil mendapatkan enam buah detonator atau pemicu bom, dan tiga bahan peledak yang disimpan dalam tabung elpiji tiga kilogram.
"Semua detonator dan dua bahan peledak yang disimpan dalam tabung elpiji sudah didisposal. Jadi masih ada satu yang belum didisposal," ujarnya saat ditemui di lokasi, Sabtu malam (28/10/2012).
Saat ditenya satelit9.com keberadaan satu buah tabung elpiji yang berisi bom tersebut, Edy mengaku tidak mengetahuinya karena hal itu merupakan wewenang tim jihandak Brimob Polda Jatim dan tim Densus 88 anti teror
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seorang warga Desa Sewulan Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, yang terduga teroris, ditangkap anggota Densus 88 anti teror. Terduga teroris tersebut bertugas mengumpulakan dana(sbk)
