Satelit9.com,Kulonprogo- Petugas Kepolisian Resor Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menangkap lima pedagang asongan yang terlibat bentrok dengan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), Rabu (17/10) malam. Seorang Polsuska terluka di bagian kepala dan punggung langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.Bentrokan antara puluhan pedagang asongan dengan sejumlah Polsuska itu terjadi di Stasiun Wates, Kulonprogo. Seorang Polsuska, Sujatmiko mengaku puluhan pedagang asongan dari Stasiun Kutoarjo dan Kebumen itu memaksa naik ke kereta api. Karena tidak diperbolehkan masuk, seorang petugas yang berada di pintu gerbong langsung dikeroyok para pedagang asongan tersebut.
Korban yang mengalami luka dibagian kepala dan punggung itu masih berada di Rumah Sakit Umum Yogyakarta. Sementara, lima pedagang asongan dan tiga petugas Polsuska dimintai keterangan di Markas Komando (Mako) Polres Kulonprogo. Saat ini, Stasiun Wates masih dijaga aparat kepolisian untuk menghindari bentrokan susulan.
PT Kereta Api Indonesia memberlakukan peraturan per 1 Januari 2012 kepada pedagang asongan dilarang berjualan di dalam gerbong kereta api, baik kelas eksekutif, bisnis, maupun ekonomi.(ida)