Satelit9.com,Semarang- Menjelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng Mei 2013 mendatang, suasana politik di Jateng mulai memanas.
Sejumlah baliho yang menampilkan wajah Gubernur dengan ukuran besar untuk mempromosikan berbagai affairs pembangunan, mulai menuai protes dari partai politik (Parpol).
Seperti yang dilakukan fraksi gabungan antara Hanura dengan PKNU (Fraksi Hanuraku) melalui juru bicaranya Merry Herlina, Fraksi Hanuraku memprotes keberadaan Baliho bergambar Gubernur Jateng H Bibit Waluyo. Hanuraku menyayangkan banyaknya baliho dan affiche gambar gubernur yang banyak tersebar di 35 daerah yang ada di Jateng. Hanuraku menuding hal itu sebagai upaya pencitraan Gubernur menjelang Pemilukada Jateng.
“Menjelang pelaksanaan Pemilukada Jateng ini banyak baliho dan affiche bergambar gubernur Jateng Bibit Waluyo terpampang di jalan-jalan protocol. Bahkan hampir di seluruh kantor instansi pemerintah ada affiche ataupun baliho bergambar gubernur Bibit Waluyo. Kebijakan tersebut tidak efektif karena berbau kampanye terselubung yang dikemas untuk mempromosikan sesuatu, tegas Merry Herlina.
Saat melontarkan kritik terhadap kebijakan pemerintah tersebut, Meery Herlina mencontohkan affairs Visit Jateng Year yang akan digelar 2013 mendatang yang saat ini masih perlu disosialisasikan, karena gaungnya belum terlihat.
Anggaran Visit Jateng Year juga dinilai masih sangat kecil. Daripada baliho atau affiche diisi dengan gambar Gubernur, Hanuraku menilai lebih baik diisi dengan gambar yang mencerminkan affairs kerja pemerintah.(Bagas)
.jpg)