Satelit9.com,Jakarta- Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin membenarkan adanya intervensi dari Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng dalam proyek Sport Center di Hambalang. Menurutnya, intervensi Andi itu melalui panitia lelang pengadaan proyek Sport Center Hambalang, Arifin.
Hal itu disampaikan Nazaruddin usai menjalani pemeriksaan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)selama delapan jam, terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kompleks olahraga dan sekolah atlet terpadu di Hambalang, Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Nazar mengaku telah menyampaikan semua yang ia ketahui terkait proyek tersebut kepada tim penyidik KPK. Ia mengaku pasrah dan menyerahkan sepenuhnya kepada KPK.
Nazar menyebut intervensi Andi Mallarangeng melalui panitia lelang proyek Hambalang menempatkan orang yang diduga dekat dengan Choel Mallarangeng, adik kandung Andi Mallarangeng.
Nazar juga mengaku telah menyampaikan semua proses pembahasan, pelaksanaan, sertifikasi tanah, dan aliran dana dalam proyek Hambalang senilai Rp2,5 triliun. Selain petinggi Partai Demokrat, pihak lain yang diperiksa terkait kasus tersebut adalah para petinggi PT Adhi Karya. Perusahaan tersebut merupakan kontruksi blueprint merah selaku pemenang breakable pembangunan Sport Center Hambalang.(cool)
