Satelit9.com,Jakarta- PT Hutama Karya bekerja sama dengan China Harbour mengerjakan proyek jalan tol Medan-Kualanamu pada 2013 melalui mekanisme collective operation yang bersifat breakable konstruksi.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Perusahaan Ari Widiantoro di Jakarta, Senin (8/10).
Menurutnya, pengerjaan proyek jalan tol Medan-Kualanamu merupakan bagian dari proyek jalan tol Trans Sumatera. Pengerjaan proyek tersebut sebanyak 5 seksi dengan nilai sebesar Rp28 triliun.
"Untuk ruas jalan Tol Kualanamu, PT Hutama Karya dan pemerintah mengerjakan bersama, namun Kualanamu-Tebing Tinggi kita yang mengerjakannya," ujarnya.
Pembangunan akan dilakukan setelah kelayakan untuk izin pembebasan lahan dan dukungan dana. Sedangkan, pendanaan tersebut 30% berasal dari modal centralized dan 70% berasal dari eksternal.
"Pendanaan eksternal kita lagi kerja sama dengan Mandiri Sekuritas dan Danareksa untuk mencari skema pendanaannya. Untuk lima seksi ini selesainya pada 2015," terangnya.
Perolehan 30% dari modal centralized berasal dari penyertaan modal negara. Dengan mengajukan sebesar Rp5 triliun di Rancangan Kerja Anggaran Pemerintah (RKAP) 2013.(ela)
.jpg)